Banjir di Gorut Landa 1.814 Rumah, 2 Bayi Turut Jadi Korban

Banjir Gorut

READ.ID – Bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) sudah melanda sebanyak 1.814 rumah. Dalam peristiwa itu, 2 bayi juga turut jadi korban.

Beruntung, bayi berumur 4 dan 8 bulan itu dapat diselamatkan Basarnas Gorontalo. Akibat banjir tersebut, ratusan warga harus dievakuasi.

Banjir itu melanda tiga desa di Kecamatan Tomilito, Gorut. Bencana alam terjadi karena intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah setempat sejak Jumat malam.

Selain itu, banjir juga disebabkan oleh meluapnnya aliran sungai Leayo yang melintasi Desa Leayo hingga Milango.

Banjir Gorut
Situasi banjir yang terjadi di Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu (13/2/2021). Foto: istimewa

Kepala BPBD Provinsi Gorontalo, Royke Nusi mengungkapkan bencana banjir itu mencapai ketinggian air 60 sentimer hingga satu meter.

“Wilayah yang terkena banjir itu Desa Milango, Leayo, dan Bubode. Banjir cukup parah terjadi di Desa Milango,” jelas Royke, Sabtu (13/2/2021).

Sementara itu, Koordinator pos Basarnas Gorontalo Utara Riski Hasan menyampaikan pihaknya telah menerjunkan delapan personel menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi para korban.

‘Warga juga mengevakuasi diri mereka masing-masing. Sampai dengan ini belum ada korban jiwa akibat banjir tersebut,” tandasnya.

(Aden/Read)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version