Bawaslu Provinsi Gorontalo Tegaskan Hindari “Money Politic”

READ.ID,- Dalam rangka menghadapi pemilu serentak pada tanggal 17 april 2019 mendatang, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Gorontalo, Jaharudin Umar, tegaskan kepada para pemilih untuk menghindari “Money Politic” atau politik uang, Sabtu, (30/03/2019), di Aula Kampus Stia Binaturna Gorontalo.

Hal tersebut ia sampaikan pada saat menjadi narasumber pada kagiatan Dialog Pemilu yang bertajuk “Peran mahasiswa dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas dan bermartabat” yang digagas oleh pengurus BEM Sita Binaruna Gorontalo.

“Jadi untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas dan bermartabat maka dibutuhkan, peserta pemilu itu untuk menampilkan ide, gagasan dan visi-misi program. Bukan kemudian mengandalkan kekuatan materi, atau politik uang,” kata Jaharudin, dihapan ratusan mahasiswa yang hadir.

Menurutnya hal itu sudah jelas dalam amanah UU bahwa, tim kampanye pemilu dilarang menjanjikan atau memberikan materi denga iming-iming tertentu.

“Jadi misalnya orang ini sebetulnya tidak mau memilih yang bersangkutan, tapi karena dia punya kekuatan modal, maka diajaklah si pemilih ini untuk memilih yang bersangkutan. Nah, ini yang sama sekali tidak boleh dilakukan,” ujar Jaharudin.

Oleh karena itu kata Jaharudin peran mahasiswa sangat penting untuk menghadirkan pemilu yang baik.

“Mulai dari komitmen dirinya sendiri lalu kemudian mengajak orang lain untuk berdemokrasi yang sehat. Bukan kemudian demokrasi yang dipengaruhi oleh politik uang,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Civitas Akademika Stia Bina Taruna Gorontalo yang telah menyelenggarakan dialog tersebut.

“Ini penting kita lakukan karena dengan semakin kita berdiskusi, semakin banyak kita berdialog, maka pemilu akan semakin sempurna,” katanya.****

Baca berita kami lainnya di

Leave a Reply

Your email address will not be published.