Belanda Susul Belgia dan Italia ke 16 Besar, usai Permalukan Austria 2-0

READ.ID – Timnas Belanda sukses melanjutkan tren positif usai membekap lawannya Austria dengan skor akhir 2-0 pada lanjutan matchday kedua Grup C Euro 2020, yang berlangsung di Stadion Johan Cruijff, Amsterdam, Jumat (18/6) dini hari WIB.

Kedua gol de Oranje masing-masing dicetak pada babak pertama dan kedua. Kran gol dibuka melalui tendangan penalti Memphis Depay pada menit ke-11. Sebelum digandakan lewat aksi Denzel Dumfries menit ke-67.

Berkat kemenangan ini armada Frank de Boer semakin kokoh di puncak klasemen Grup B dengan perolehan angka enam dari dua kemenangan. Pun, Austria harus menerima kekalahan pertama dan tertahan di posisi ketiga.

Tampil ngotot sejak menit awal akhirnya membuahkan hasil positif. Belanda sukses mencetak gol lewat penalti Memphis Depay pada menit ke-11. Sekaligus membuat de Oranje sementara unggul 1-0.

Berawal dari dijatuhkannya bek sayap Dumfries oleh David Alaba, wasit melakukan tinjauan VAR untuk melihat tayangan ulang. Depay yang menjadi algojo dengan tenang sukses memperdaya kiper Daniel Bachmann. Calon pemain anyar Barcelona itu melepaskan tembakan ke ujung kanan gawang Austria.

Tertinggal satu gol membuat Austria langsung bereaksi. Marcel Sabitzer dan kawan-kawan kini mengurung permainan de Oranje.

Mengandalkan serangan cepat melalui kedua sayap Stefan Leiner, dan Sabitzer. Namun, tim besutan Franco Foda masih kesulitan menembus rapatnya lini belakang Belanda.

Memasuki lima menit akhir babak pertama Belanda kembali mendominasi jalannya pertandingan. Armada Frank de Boer melepas enam tembakan dengan satu tembakan berujung go. Sedangkan Austria baru menghasilkan dua percobaan tembakan tepat sasaran ke gawang lawan.

Hingga peluit babak pertama berbunyi skor 1-0 untuk keunggulan timnas Belanda bertahan. Praktis, pelatih Franco Foda dituntut untuk melakukan perubahan taktis jika ingin mengejar ketertinggalan.

Memasuki babak kedua tak ada yang berbeda dari permainan Austria. Kesebelasan berjuluk Unsere Burschen itu masih kesulitan membongkar lapisan pertahanan Belanda.

Pada menit ke-58 gelandang serang Marcel sabitzer memiliki kesempatan. Sang pemain melepas tembakan spekulasi dengan kaki kanan dari luar kotak penalti, sayang upaya itu belum membuahkan hasil.

Tuan rumah nyari menggandakan kedudukan. Berawal dari umpan silang Wout Weghorst dari sisi kanan lapangan bek tengah Stefan de Vrij melakukan tandukan dari jarak yang sangat dekat, arah bola masih bisa dibaca kiper Austria.

Belum juga mencetak gol pelatih Franco Foda melakukan rotasi. Laimer keluar menggantikan Grillitsch, dan Sasa Kalajdzic masuk menggantikan Michael Gregoritsch.

Hanya berselang beberapa menit Belanda juga melakukan perubahan pemain. Nathan Ake masuk menggantikan peran Daley Blind, pun Donyell Malen mmengisi peran Weghorst yang terlihat keletihan.

Upaya pergantian pemain Belanda terbukti lebih ampuh. Berselang dua menit masuk ke atas lapangan Donyell Malen menjadi kreator bagi gol kedua de Oranje.

Malen yang lolos dari perangkap offside berhasil menggiring bola ke hadapan kiper. Namun, sang pemain langsung mengirim umpan mendatar tepat ke kaki Dumfries, dengan sigap sang pemain langsung melepas tembakan melalui kaki kanan dari tengah kotak penalti. Skor 2-0 untuk Belanda.

Ketinggalan 2-0, Austria mencoba menekan, sayangnya upya itu gagal pada menit ke-71. Penyerang pengganti Sasa Kalajdzic (Austria) dengan sebuah percobaan dari bagian tengah kotak 16 meleset ke kiri usai menerima assist Valentino Lazaro dengan umpan silang melanjutkan tendangan sudut.

Kalajdzic kembali menebar teror pada menit akhir, sayang lagi-lagi usaha keras Austria tak berujung gol. Hingga 90+5 menit pertandingan berlangsung skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Belanda.(*)