Dishub Gorontalo Pantau Bus Sekolah Gratis, Pastikan Layanan Tepat Sasaran

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Gorontalo melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan Layanan Angkutan di lima sekolah jenjang SMA/SMK. Kegiatan tersebut berlangsung selama enam hari, mulai 29 Oktober hingga 3 November 2026.

Monitoring yang dilaksanakan melalui Bidang ini bertujuan memastikan layanan transportasi gratis bagi pelajar berjalan optimal, tepat sasaran, serta mampu mendukung akses pendidikan di Provinsi Gorontalo.

Adapun lima sekolah yang menjadi sasaran monitoring yakni SMA Negeri 4 Gorontalo Utara, SMK Negeri 1 Wonggarasi, SMK Negeri 1 Taluditi, SMA Negeri 1 Biluhu, dan SMA Negeri 1 Bone.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi fisik dan kelayakan operasional armada bus. Pemeriksaan mencakup aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan kendaraan yang digunakan untuk mengangkut para siswa.

Selain itu, evaluasi juga dilakukan terhadap jadwal operasional, konsistensi pelayanan, jumlah siswa pengguna bus, hingga kesesuaian rute dengan lokasi tempat tinggal para pelajar.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, , melalui kegiatan monitoring tersebut juga ingin memastikan berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi dalam penyelenggaraan layanan bus sekolah dapat teridentifikasi.

Salah satu hal yang menjadi perhatian muncul saat kunjungan di SMA Negeri 1 Biluhu, Kabupaten Gorontalo. Dalam kesempatan itu, tim menerima sejumlah aspirasi terkait keberlangsungan layanan Bus Siswa Gratis NKRI.

Aspirasi tersebut mengemuka bersamaan dengan kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha, S.E., M.Si., selaku Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, yang turut didampingi Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Ada dua kebutuhan utama yang disampaikan, yakni jaminan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional bus serta penambahan armada guna memperluas jangkauan pelayanan.

Ketersediaan BBM dinilai penting agar operasional bus sekolah dapat berlangsung secara berkelanjutan tanpa terkendala pasokan bahan bakar. Karena itu, diperlukan perhatian dan dukungan dari pihak Pertamina agar kebutuhan BBM untuk layanan tersebut dapat terpenuhi.

Sementara itu, kebutuhan penambahan armada muncul karena masih terdapat sejumlah siswa yang belum terakomodasi oleh layanan bus sekolah. Dengan adanya tambahan kendaraan, diharapkan jangkauan pelayanan semakin luas dan lebih banyak pelajar dapat menikmati fasilitas transportasi gratis tersebut.

Menanggapi aspirasi itu, tim monitoring menyampaikan bahwa Dishub Provinsi Gorontalo sebelumnya telah mengusulkan bantuan pengadaan bus sekolah kepada Kementerian Perhubungan.

Koordinasi juga telah dilakukan dengan Direktorat Angkutan Jalan terkait usulan tersebut. Sedangkan mengenai kebutuhan prioritas BBM, diharapkan dapat menjadi perhatian dalam koordinasi dan pembahasan lebih lanjut dengan pihak terkait.

Secara keseluruhan, hasil monitoring dan evaluasi ini akan menjadi bahan pertimbangan Dishub Provinsi Gorontalo dalam melakukan perbaikan dan optimalisasi layanan Bus Siswa Gratis NKRI.

Dishub Provinsi Gorontalo berkomitmen mendorong penyelenggaraan transportasi pelajar yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Program ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan biaya transportasi keluarga, tetapi juga memperluas akses pelajar menuju sekolah serta mendukung pemerataan kesempatan pendidikan di Provinsi Gorontalo.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60