DPRD: Pemkab Blitar Diminta Aktif Tekan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

kasus Kekerasan Perempuan

READ.ID, Blitar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar dari komisi IV, Anik Wahjuningsih mengatakan Pemerintah Kabupaten Blitar diminta aktif untuk menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal tersebut disampaikan Anik Wahjuningsih usai mengikuti talk show terkait dengan kekerasan terhadap Perempuan dan Anak oleh Pemkab Blitar melalui Yayasan Kesehatan Perempuan.

Kegiatan talk show mengambil tema, Beraksi Hapus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Perempuan (KTPAP) dan Perkawinan Anak, yang diikuti oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah(OPD)  serta Kementerian Agama setempat.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih sangat rentan terjadi di beberapa daerah atau wilayah yang ada di Indonesia,” kata Anik Wahjuningsih.

Maka terkait persoalan tersebut, menjadi tugas semua pihak harus berperan aktif dalam berupaya menekan tingginya kasus tersebut.

Diirinya berharap semua pihak dapat mensosialisasikan atau mengimplementasikan upaya penekanan persoalan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Selama ini di Kabupaten Blitar belum ada sosialisasi dan implementasi secara nyata. Maka saya berharap OPD terkait ikut berkolaborasi terhadap permasalahan ini,” jelasnya.

Selanjutnya, pihaknya berharap sosialisasi kekerasan ini gencar dilakukan baik dari kepolisian, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat seperti muslimat, fatayat, perangkat desa, sekolah, dan organisasi pemuda.

“Semua harus dilibatkan dalam rangka menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tegas Anik.

Anik menyampaikan bahwa peran dari semua pihak terkait hal tersebut sangat penting guna menekan dan menghapus kekerasan terhadap perempuan dan anak.(adv/DPRD/Didik).