Empat Penambang di Pohuwato Tewas Alami Kecelakaan Kerja

Penambang Pohuwato Tewas

READ.ID – Empat penambang emas di Kabupaten Pohuwato, ditemukan tewas akibat alami kecelakaan saat melakukan pekerjaan, Rabu (18/08/2021).

Diketahui, lokasi tambang emas yang memakan korban tersebut bertempat di Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Botudulangga, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato.

Menurut informasi yang diterima, melalui Kasat Direktorat Intelijen Keamanan (Intelkam) Kepolisisan Resor (Polres) Pohuwato AKP Georgie  Absalom Sakul, selain empat orang yang tewas, juga ada satu korban yang masih hidup dan mengalami luka serius.

“Ya benar, ada empat penambang yang meninggal dunia, dan satu lainnya luka berat yakni patah tulang,” ungkapnya.

Georgie membeberkan identitas dari keempat korban yang meninggal dunia tersebut, beserta satu orang yang selamat dan mengalami luka berat.

“Empat korban yang meninggal dunia, di antaranya Joni Pakaya (45) dari Desa Hutamoputi, Mohamad Sopar (36), dari Desa Hutamoputi , Riski Parapa (18) dari Desa Hutamoputi, Suleman Anuke (35) dari Desa Bendungan, dan satu orang korban yang selamat dengan mengalami luka berat yaitu, Sofyan Laiya (30) dari Desa Hutamoputi,” bebernya.

Adapun kronologi peristiwa itu, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan pihak Polres Pohuwato menjelaskan, menurut keterangan dari masyarakat yang berada di lokasi, pada pukul 03.00 Wita, Masyarakat Penambang (Kabilasa) masih melakukan aktifitas menggali material di saat jam istirahat, dimana para pekerja  sudah tertidur dan alat berat yang sebelum  bekerja sekitar satu minggu yang lalu sudah dalam keadaan terparkir dan sementara proses perbaikan.

Untuk keadaan lokasi tersebut sudah dalam keadaan curam dengan tingkat kemiringan 90 derajat, ke dalam (Rayapan) yang terus digali oleh para korban sehingga membuat tanah longsor dan menimpa masyarakat penambang (Kabilasa) yang sedang menggali material emas. Demikian yang tertulis dalam laporan pihak Polres Pohuwato,

Selanjutnya, keempat korban yang meninggal dunia langsung dikebumikan pada hari itu juga, sementara korban yang selamat dan mengalami patah di kaki sebelah kanan, setelah mendapatkan perawatan kemudian dipulangkan ke rumahnya.

(JK/Read)