Tiga Jenazah Dievakuasi dari Longsor Tambang Emas di Parimo

Tambang Parimo

READ.ID, PARIGI MOUTONG – Tiga jenazah berhasil diangkat dari timbunan longsor di Tambang Emas di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dari tiga jenazah itu, salah satunya diketahui adalah pasangan seorang suami isteri. Ketiga jenazah itu berjenis kelamin laki-laki 2 orang dan Perempuan 1 orang.

Ketiganya korban yang meninggal dunia tersebut bernama M Jawir Lakis (42), Yanti Ngambas (42), dan Alimidin (39).

“Jumlah sementara 23, dengan rincian selamat 16 orang, meninggal dunia 6 orang, dan dalam pencarian 1 orang,” ujar Humas Basarnas Palu, Fatma, Kamis (25/2/2021) malam.

Fatma mengatakan dari ke 16 orang yang selamat, 3 diantaranya menjalani perawatan di Puskesmas Ampibabo.

Dari pantauan Read.id di lokasi, kurang lebih ratusan warga datangi lokasi Tambang Emas Buranga.

Mereka berbondong-bondong ingin melihat proses evakuasi korban yang tertimbun tanah.

Empat unit eksavator juga terlihat sedang beroperasi membantu proses evakuasi di lokasi tambang.

“Saya kira orang berkelahi kemarin itu,” ungkap seorang penjual makanan, Rina (38) di lokasi tambang saat diwawancarai Read.id, pada Kamis (25/2/2021) sore.

Rina sontak kaget saat mengetahui keributan tersebut diakibatkan oleh tanah longsor dilokasi ia berjualan.

“Banyak orang tertimbun itu,” ucapnya.

Hingga saat ini proses pencarian korban terus dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari SAR, TNI, POLRI, dan masyarakat setempat.

Perlu diketahui, peristiwa longsornya tambang emas di Parimo yang telah memakan korban ini terjadi pada Rabu (24/2/2021) sekitar pukul 18:00 Wita.

(RS)