Erwinsyah Ismail: Demokrat Provinsi Gorontalo Tegak Lurus Bersama AHY

Demokrat Gorontalo

READ.ID – Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo, Erwinsyah Ismail, menegaskan pihaknya masih tegak lurus bersama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ultimatum tersebut ditegaskan Erwinsyah Ismail pada Konfrensi Pers yang berlangsung di Sekretariat DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo, Kamis (11/3/2021).

“Kami dari DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo, secara tegas menolak dan tidak mau bersekongkol dengan para penggagas kongres luar biasa (KLB), dan tegak lurus bersama AHY sebagai pemimpin DPP Partai Demokrat yang sah,” tegas Erwinsyah.

Erwinsyah yang juga selaku Ketua Fraksi Partai Demokrat Provinsi Gorontalo itu, membeberkan jika KLB di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara (Sumut) pada Jumat (5/3/2021), tidak sah dan abal-abal.

Erwinsyah juga mengaku bila dirinya dihubungi dan diming-imingi uang Rp100 juta, agar mengikuti KLB di Deli Serdang tersebut. Tetapi dirinya mengungkapkan menolak tawaran itu.

“Saya diiming-imingi uang Rp100 juta dari mereka, bahkan saya sampai diancam akan di pecat jika tidak ikuti instruksi, karena saya menolak ajakan tersebut,” bebernya.

Erwinsyah juga menekankan bahwa dirinya siap untuk turun dari jabatannya sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo, daripada bersekongkol dan melebur dalam KLB abal-abal serta inkonstitusional itu.

“Saya pun tidak takut jika harus berhenti hari ini jabatan pengurus DPD Partai Demokrat, maupun DPRD Provinsi Gorontalo, yang penting saya tidak mau bersekongkol dengan para penghianat,” ungkapnya.

Menurut Erwinsyah, Partai Demokrat tentunya tidak akan tinggal diam, dan mentaktisi segala kemungkinan terburuk, dengan menempuh jalur hukum.

“Jika pemerintah menyetujui KLB tersebut, maka ini bukan hanya merugikan Partai Demokrat, tetapi juga merugikan demokrasi negara kita. Jadi ada moralitas publik yang harus dijaga,” imbuhnya.

Ia juga berharap Presiden RI dan para pembantunya, Menkopolhukam serta Kemenkumham pasti akan menjaga integritasnya, agar tidak menurunkan harga diri mereka.

(SAS/RL/Read)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version