Gubernur Gorontalo Temui Menteri PPN/Bappenas

Menteri PPN Bapenas

READ.ID – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menemui Menteri PPN/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa di rumah dinas Menteri komplek Widya Chandra, Jakarta, Jumat (17/12/2021).

Pertemuan ini membahas kembali, percepatan keberlanjutan pembangunan jalan nasional yang ada di Provinsi Gorontalo.

Kepala Dinas PUPR Handoyo yang hadir mendampingi Gubernur Rusli dalam kesempatan tersebut menyampaikan, tujuan utama gubernur untuk meminta ke Menteri PPN/Bappenas, agar pembangunan jalan nasional menuju standar 2-7-2 menyeluruh di Provinsi Gorontalo.

Gubernur turut membawa Kepala Balai Jalan Gorontalo Agung Sutardjo, guna memaparkan kegiatan apa saja yang menjadi usulan di tahun 2022 nanti.

“Tujuan utama memang untuk mempercepat pembangunan jalan nasional. Sehingga pak gubernur meminta Ka Balai membuat satu usulan beberapa kegiatan yang bersifat multiyears dari tahun 2022 sampai 2024, yang mana total kegiatan itu sekitar Rp1,8 triliun,” kata Handoyo

Secara umum usulan penting dalam pertemuan tersebut yang disampaikan oleh Kepala Balai Jalan Provinsi Gorontalo Agung Sutardjo adalah jalan nasional mulai dari Tolinggula – Atinggola, maupun dari Taludaa – Molosipat.

Kurang lebih ada enam paket jalan yang di usulkan sekaligus lanjutan pembangun Gorontalo Outer Ring Road (GORR) segmen 3.

“Jalan nasional kan panjangnya 748 KM. Jadi sebagian jalan – jalan yang masih perlu penanganan yang lebih baik nah diusulkan untuk penanganan lebih baik, ataupun jalannya kurang lebar itu juga kami usulkan. Untuk anggaran Rp. 1,8 triliun ini sudah masuk sekalian dengan pembangun lanjutan dari GORR segmen 3. Kami merespon semua keinginan pak gubernur, demi kelanjutan pembangunan infrastruktur di Gorontalo,” ungkap Agung

Dikatakan Agung, usulan tersebut mendapat respon positif dan dukungan dari Menteri PPN/Bappenas, Suharso Monoarfa.

Suharso Monoarfa menyampaikan akan menampung semua usulan dari Pemprov Gorontalo. Sehingga pemerintah daerah diminta untuk terus berkoordinasi berkelanjutan dengan usulan – usulan ini.

“Itu tadi Kementerian pasti mendukung. Sekarang kita masih harus menyiapkan program, menyusun kelengkapan – kelengkapan daripada perencana jalan ini. Mungkin juga belum semuanya, tergantung ketersedian dana yang ada dari Kementrian. Intinya kita berikan usulan semua, nanti akan dilihat dari urutan prioritas mana yang harus ditangani,” tutupnya