Idah Syahidah: Implementasi Nilai-nilai Pancasila Cegah Terorisme dan Radikalisme

Idah Syahidah Pancasila
Anggota MPR RI, Idah Syahidah saat memberikan sosialisasi empat pilar kebangsaan kelurahan Moodu kecamatan Kota Timur kota Gorontalo.

READ.ID – Anggota MPR RI Idah Syahidah Rusli Habibie mengatakan, implementasi nilai-nilai pancasila dapat mencegah terorisme dan paham radikalisme.

Menurutnya, pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia bukan hanya dihafalkan akan tetapi dijalankan dalam kehidupan nyata.

Ia menjelaskan,  ada empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 45, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika

Ia menekankan bahwa sosialisasi empat pilar kebangsaan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Maraknya kasus terorisme dan radikalisme akhir-akhir ini menandakan kita belum sampai pada tahap implementasi nilai-nilai pancasila. Praktek penerapan nilai-nilai pancasila bisa kita mulai dari keluarga hingga lingkungan sekitar,” ungkap Idah dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang berlangsung di Aula Taman Bunga kelurahan Moodu kecamatan Kota Timur kota Gorontalo dan dihadiri oleh kader Partai Golkar, tokoh masyarakat dan mahasiswa, pada Minggu (23/05/2021) lalu.

Idah Syahidah juga berharap kepada kader Partai Golkar khususnya para ibu-ibu agar intens menjaga suami dan anak-anaknya agar tidak terpengaruh dengan paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

“Kalau setiap keluarga bisa menjaga dan melaksanakan nilai-nilai pancasila insya Allah negara kita aman dan makmur khususnya di Provinsi Gorontalo”. Tambahnya.

Sementara itu, DR. Rafika Nur, MH Dosen Unisan Gorontalo yang menjadi narasumber pada kegiatan tersebut menjelaskan bahwa tiap butir Pancasila memiliki arti yang sangat penting dalam merawat kebhinekaan Indonesia.

Rafika mencontohkan, Sila pertama Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus menghargai dan mengakui adanya Tuhan.

“Setiap orang berhak untuk menyembah Tuhan-nya sesuai dengan keyakinan masing-masing. Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing”. Terangnya.

Melihat pentingya sosialisasi ini, Rafika berharap agar para peserta dapat berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan dimaksud dengan cara dapat menyampaikan ide dan gagasan mereka.

“Silahkan jika ada yang memiliki ide tentang sosialisasi ini, prinsipnya kita dukung kegiatan ini dan jalankan dalam kehidupan nilai-nilai dari pancasila”. tandasnya.

(RL/Read)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version