Kabar Pelaku Pembacokan Wartawan di Gorontalo Diringkus, Puluhan Jurnalis Serbu Mapolres

Pembacokan Wartawan di Gorontalo

READ.ID – Pelaku pembacokan terhadap wartawan sekaligus pimpinan redaksi media online butota.id, Jefrey Rumampuk, dikabarkan berhasil diringkus Polres Gorontalo Kota pada Sabtu (26/6/2021) malam.

Dari pantauan Read.id di Mapolres Gorontalo kota hingga pukul 03.00 Wita, dua terduga pelaku pembacokan masih diperiksa petugas.

Puluhan wartawan yang mendapat kabar pelaku sudah diringkus, langsung menuju Mapolres Gorontalo Kota.

Hingga berita ini dilansir, belum diketahui motif pelaku membacok korban, dan dimana pelaku ditangkap petugas.

Para jurnalis yang masih menunggu di Mapolres belum bisa diizinkan untuk meliput, karena terduga pelaku masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut usai ditangkap.

“Alhamdulillah kabarnya dua pelaku pembacokan terhadap rekan kami, sudah ditangkap. Sampai sekarang kami masih menunggu mewawancarai Kapolres. Pelaku juga masih diperiksa di dalam Mapolres,” ucap Sekretaris Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Provinsi Gorontalo, Helmi Rasyid.

Sebelumnya polisi telah mengantongi identitas pelaku usai membacok korban.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawant mengungkapkan, Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Akhmad Wiyagus telah menginstruksikan agar petugas segera membuat tim khusus untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan. Sehingga diharapkan bisa mengungkap siapa pelaku dan alasan membacok korban.

Jefri Rumampuk, dibacok oleh orang tak dikenal (OTK), Jumat (25/6/2021) sore sekitar pukul 15.45 Wita.

Korban dibacok ketika mengendarai motor bersama istri dan anaknya yang saat itu menuju praktek umum untuk berobat.

Sewaktu korban berhenti sejenak di jalan Raja Eyato, kelurahan Molosifat, Kecamatan Kota Barat, tiba-tiba seseorang yang tidak dikenal langsung membacok lengan korban. Saat itu kedua pelaku juga mengendarai motor saling berboncengan.

Jefrry mengalami luka serius di bagian tangan dimana lengannya nyaris putus. Kini korban tengah menjalani perawatan di rumah sakit Aloei Saboe Kota Gorontalo.

(WM/Read)