Keanekaragaman olahan Ikan Sagela Gorontalo Perkaya Kuliner Nusantara

READ.ID – Ikan Sagela atau ikan roa adalah salah satu makanan khas Gorontalo. Selama ini identik dengan produk sambal sagela dan abon sagela saja.

Namun jika diolah dengan berbagai cara, sagela ini dapat memberikan diversifikasi yang bisa memperkaya kuliner nusantara.

Hal ini dikatakan oleh Dewi Biahimo, District Fasilitator National Support for Local Investment Climates (NSLIC) saat pelatihan pengembangan produk olahan sagela di Pentadio Resort Selasa (10/9).

“Diversifikasi olahan sagela sangat diperlukan untuk dapat mendukung pengembangan UMKM olahan pangan di Gorontalo, sehingga dapat menarik minat para wisatawan yang berkunjung ke Gorontalo,” kata Dewi.

Dengan adanya diversifikasi atau keanekarahaman olahan ikan sagela maka masyarakat juga dapat merasakan nikmatnya ikan yang merupakan kuliner kampung yang dulu hanya populer di rumah tangga dengan berbagai varian olahannya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Rifli Katili mengatakan Pemerintah Gorontalo mendukung upaya peningkatan ekonomi warga melalui diversifikasi olahan sagela yang sudah lama dikenal masyarakat.

“Ikan sagela telah menjadi daya tarik kuliner Gorontalo, ada sambal sagela, nasi goreng sagela, dan sekarang sagela dimanfaatkan untuk calzone, keripik pisang sambalado sagela, panada tore isi sagela, dan lainnya. Ini akan menjadi sumbangan Gorontalo bagi kekayaan kuliner Indonesia,” ungkap Rifli Katili.

Titi Minarti seorang pengusaha Dabu-dabu Sagela, asal Gorontalo itu mengatakan bahwa Dabu-dabu Sagela yang berbahan dasar ikan Roa tersebut merupakan khas orang Gorontalo.

Menurut perempuan yang kini berumur 27 tahun itu bahwa semua orang bisa membuat Dabu-dabu Sagela, namun cara untuk memproses sagela menjadi oleh-oleh khas Gorontalo itu membutuhkan teknik tersendiri, memasaknya pun harus membutuhkan waktu tiga hingga empat jam.

Berita terkait lainnya

loading...