Massa Aksi Minta Tindaki Oknum Polisi yang Lindungi Tambang Ilegal Bone Bolango

Tambang Ilegal Bone Bolango

READ.ID – Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Provinsi Gorontalo, mengutuk keras oknum aparat kepolisian yang diduga melindungi aktivitas pertambang ilegal di Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango.

Kecaman tersebut dilayangkan para massa aksi di depan Polres Bone Bolango, pada Rabu (28/7/2021).

Menurut Koordinator Aksi (Korlap) Noval Lamusu, pihaknya menindak tegas oknum aparat kepolisian dan aparat pemerintah yang terbukti melindungi aktvitas dan pengiriman hasil tambang batu hitam ilegal ke luar wilayah Provinsi Gorontalo.

Pihaknya juga meminta, agar Polres Bone Bolango, memberikan bukti penangkapan terhadap tiga truk yang memuat batu hitam dari tambang ilegal tersebut.

“Terkait penangkapan tiga truk dengan muatan batu hitam dari tambang tersebut, kami sama sekali tidak diberikan informasi. Padahal, sudah dua kali kami mendatangi Polres Bone Bolango, untut meminta informasi tersebut, namun hasilnya nihil,” Beber Noval kepada awak Read.id.

Berangkat dari hal itu, ungkap Noval, timbul kecurigaan bahwa sejumlah oknum kepolisian tersebut terkesan melindungi aktivitas tambang ilegal batu hitam di Kecamatan Suwawa Timur itu.

“Kecurigaan ini kami rasa cukup berdasar, dikarenakan kami sudah beberapa kali mendesak keterbukaan informasi terhadap kasus tersebut. Namun, pihak kepolisian hanya mengatakan bahwa kasusnya sementara diproses, tetapi tidak bisa membuka sedikitpun informasi,” imbuhnya.

Selain itu, massa aksi juga bergerak ke depan Kantor Bupati Bone Bolango, dan menuntut Pemkab bersikap tegas atas terjadinya kerusakan alam yang diakibatkan aktivitas penambangan batu hitam liar di tambang Suwawa.

(SAS/Read)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version