Pangdam XIII Merdeka Lepas Satgas Yonif 713 ke Perbatasan RI-PNG

Pangdam XIII Merdeka, Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Mengecek Kesiapan Personel Satgas Yonif 713 Satya tama Gorontalo. (Foto Wahyono)

READ.ID – Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang melepas keberangkatan personel satgas Yonif 713 Satya Tama Gorontalo yang akan melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan Republik Indonesia (RI)- Papua Nugini (PNG).

Pelepasan Satgas yang digelar di Pelabuhan Perindo Kota Gorontalo, Jumat (2/8), diawali dengan upacara pemberangkatan yang dipimpin langsung oleh Pangdam XIII Merdeka dan dihadiri Danrem 133/Nani Wartabone, Kolonel Czi Arnol AP Ritiauw, serta seluruh Forkopimda yang ada di Gorontalo.

Dalam arahannya, penugasan ini adalah kebanggan dan memiliki tanggung jawab besar. Oleh karena itu Komandan dalam Satgas selalu siap dan membawa anggotanya dengan baik, agar pada pelaksanaannya dapat memimpin dan melaksanakan tugas dengan baik.

“Para prajurit yang terpilih bertugas harus merasa bangga dan terhormat. Selalu yakin berhasil selama penugasan. Selama disana harus memiliki tanggung jawab untuk memimpin, sehingga hasilnya baik.

Mayjen TNI Tiopan Aritonang juga mengatakan, para personel bukan sekedar menjaga perbatasan, tetapi untuk menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Mereka prajurit bukan menjaga perbatasan, tapi mereka juga mengajar, membangun dan membina masyarakat yang ada di wilayah perbatasan itu. Baik itu masalah kesehatannya, pendidikannya, dan terutama kebangsaannya” jelasnya.

Dirinya berharap, personel ini bisa membangkitkan motivasi dan wawasan kebangsaan warga yang berada di wilayah perbatasan, prajurit juga diminta waspada dan teliti dari segala bentuk ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar negeri karena wilayah perbatasan merupakan beranda depan NKRI.

“Kalau daerah rawan operasi tergantung keadaannya disana, tapi saya bilang sama para prajurit tetap waspada, teliti dan siap dalam menjaga kedaulatan NKRI,” tegas Tiopan.

Mayor Jendral berbintang dua itu juga berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Gorontalo yang sudah memberikan dukungan terhadap kegiatan selama TNI.

Pada pemberangkatan Satgas Yonif 713 yang berjumlah 450 personel itu, akan dibawa oleh Kapal Republik Indonesia (KRI) Teluk Parigi-539 dari pelabuhan Gorontalo menuju Papua. Seluruh prajurit ini akan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan selama 9 bulan.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *