Panua Gold Partnership Bakal Ambil Peran dalam Pencapaian SDGs Desa

Panua Gold Partnership

READ.ID – Salah satu lembaga Non Governmnet Organization (NGO) lokal, Panua Gold Partnership yang selama ini terus berfokus pada isu SDGs, tampaknya mulai mempersiapkan perannya kedepan untuk terjun dan mengambil peran hadir menjadi SDGs center dalam rangka inisiasi pencapaian SDGs Desa yang ada di Kabupaten Pohuwato.

Hal tersebut dibuktikan oleh Direktur Bersama anggota Panua Gold Partnership ketika melaksanakan diskusi, evaluasi, serta sharing data bersama Tenaga Ahli dari Kementerian Desa, Bakran, di kantor Panua Gold Partnership, Selasa (09/3/2021).

Saat dikonfirmasi, Direktur Panua Gold Partnership, Moh. Rozlan Tawaa,S.Pd.,M.Pd mengungkapkan, diskusi itu membahas Permendesa  tentang penggunaan dana desa guna mendukung capaian dari SDGs Desa.

“Kita ketahui Bersama bahwa kementerian desa telah memfokuskan anggaran desa sesuai Permendesa PDTT 13 tahun 2020, tentang prioritas penggunaan dana desa Tahun 2021. Disitu menyebutkan bahwa SDGs Desa adalah upaya terpadu mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” ujar Rozlan.

“Dari segi penganggaran dana desa di Kabupaten Pohuwato, dana desa kita dari DDS Totalnya Rp90.326.876.000. Sedangkan ADD Berjumlah Rp50.611.336.800. Dari anggaran ini tentu memiliki tujuan untuk percepatan mencapai SDGs Desa sesuai Permendes PDTT 13 tahun 2020. Dari presentasi anggaran desa tersebut sangat penting untuk dilakukan evaluai olehnya Panua Gold Parnership akan mengambil peran untuk melakukan evaluasi capaian SDGs Desa dari anggaran desa tersebut olehnya bisa terlihat secara pasti mana desa yang benar benar nenjalankan SDGs Desa,” imbuhnya.

Disisi lain, Bakran menyambut baik apa yang telah dan akan dilakukan oleh Panua Gold Partnership ini, mengingat inisiasi Panua Gold Partnership itu bisa menjadi solusi kedepan dari pemerintah daerah dalam arah kebijakan mensukseskan program nasional yakni SDGs Desa.

“Saya pribadi sangat mengapresiasi hal ini, dengan adanya Panua Gold Partnership ini tentu akan dapat membantu kerja pendampingan yang akan dilakukan oleh Pemda Pohuwato dalam pencapaian SDGs Desa nantinya,” pungkas Tenaga Ahli Kementrian Desa tersebut.

Untuk diketahui, Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan.

(Kifli/Read)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version