Paskibraka yang bertugas di Rudis Gubernur Gorontalo Hanya 7 Orang

Paskibraka Gorontalo

READ.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 75, Pemerintah Provinsi Gorontalo tahun ini hanya menyiapkan 7 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas di halaman rumah dinas (Rudis) Gubernur Gorontalo pada 17 Agustus 2020 nanti.

Ketujuh anggota paskibraka tersebut adalah, Moh Ardiyanto Langago, (SMA N 3 Kota Gorontalo), Hikmal Abrar Sangkilang, (MAN 1 Kota Gorontalo), Noviati Wulandari Saleh, (SMA N 1 Limboto). Sabanita Tiara Ahmad, (MAN 1 Kota Gorontalo), Chikal Triwahyuni Hasan, (SMAN 3 Gorontalo), Zulkifli umar, (SMA N 1 Tapa) dan Tiara Sahla Mustafa, (sekarang adalah Mahasiswa yang tahun sebelumnya adalah Siswa MAN 1 Kota Gorontalo).

Penanggung jawab Paskibraka Provinsi Gorontalo, Aswin Fahrin menjelaskan, tujuh orang itu merupakan anggota purna paskibraka pilihan. Bahkan dua diantaranya adalah purna paskibraka nasional tahun 2018 dan 2019. Tapi walaupun mereka purna, tetap mereka dilatih penuh selama seminggu.

Berbeda dengan pengukuhan Paskibraka pada tahun sebelumnya yang jumlahnya 32 orang, tahun ini yang dikukuhkan hanya tujuh orang. Tujuh orang tersebut merupakan anggota pasukan delapan.

Mereka resmi dikukuhkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba. Acara pengukuhan Paskibraka tingkat provinsi dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian para anggota Paskibraka mengucapkan Ikrar Pemuda Indonesia. Sekda Darda melanjutkan dengan menyampaikan pernyataan pengukuhan.

“Pada hari ini saya mengukuhkan saudara- sudara, sebagai pasukan pengerek bendera merah putih, yang akan bertugas nanti pada peringatan HUT Kemerdekaan RI tanggal 17 agustus 2020 di Provinsi Gorontalo,” ucap Darda saat mengukuhkan Paskibraka di Bele Li Mbui, Jumat (14/8/2020).

“Insyaallah kita doakan bersama, mudah mudahan upacara penaikan dan penurunan bendera bisa berjalan dengan lancar. Jaga kesehatan dengan baik, juga kepada pembina, pelatih, terimakasih sudah melatih dengan baik,” pesan Darda setelah pelaksanaan pengukuhan.

Seperti diketahui, perbedaan jumlah petugas dari tahun lalu karena peringatan hari kemerdekaan Indonesia kali ini masih dalam suasana pandemi Covid-19. Pada upacara nanti juga diterapkan protokol kesehatan sehingga petugas upacara dikurangi, termasuk undangan dan peserta.

(RL/Read/Pemprov)

 

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version