Pemkab Bone Bolango Seriusi Penanganan Masalah Stunting

Masalah Stunting

READ.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango (Bonebol), menyeriusi penanganan masalah stunting.

Seperti yang disampaikan Wakil Bupati Bone Bolango Merlan Uloli, dalam rapat koordinasi teknis dalam pra-rembuk stunting tingkat Kabupaten, di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Rabu (17/3/2021).

Menurut Merlan persoalan stunting harus dikeroyok bersama-sama oleh lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun intervensinya harus dimulai sejak dini, agar persoalan stunting di Bone Bolango segera selesai.

“Guna mencapai tujuan pencegahan stunting, terdapat delapan tahapan aksi konvergensi percepatan pencegahan, dari tahap perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan beberpa lokasi yang disinyalir terdapat stunting menjadi perhatian. Semua OPD yang ada di forum itu bisa terlibat aktif mengatasi masalah stunting.

“Bersama kita bisa, bekerja, berfikir inovatif supaya stunting segera berakhir di Bone Bolango. Terus kita intervensi dan bisa sampai zero,” imbau Merlan.

Kemudian, Merlan menegaskan kegiatan pra-rembuk itu adalah aksi dari delapan aksi untuk intervensi penurunan stunting di Kabupaten Bone Bolango.

“Harus serius dalam penuntasan persoalan stunting ini, mulai dari pemerintah pusat hingga ke tingkat desa. Stunting adalah urusan bersama. Ada 15 OPD sama-sama bersatu, ada juga PKK yang memiliki struktur dari tingkat pusat hingga dasa wisma,” bebernya.

Sekali lagi ia menekankan bahwa masalah stunting harus segera selesai di Bone Bolango.

“kita akan bagi tugas, bagi wewenang untuk menuntaskan persoalan stunting di Bone Bolango,” ungkapnya.

Sebab, imbuh dia, itu salah satu kewenangan dari 11 kewenangan yang diberikan Hamim Pou kepadanya, untuk menyelesaikan masalah stunting di wilayah Kabupaten Bone Bolango.

(SAS/RL/Read)