Pertamina Resmikan SPBU BBM Satu Harga di Sumalata, Gorut

Peresmian BBM Satu Harga

READ.ID – PT. Pertamina Patra Niaga kembali meresmikan SPBU Kompak 76.962.21, penyalur BBM 1 (Satu) Harga di Desa Bulontio Timur, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Selasa (14/12/2021).

Peresmian dilakukan oleh Executive General Manager Regional Sulawesi PT. Pertamina Patra Niaga Agus Dwi Djatmoko, didampingi Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin bersama Komite BPH Migas Wahyudi Anas dan juga pihak Direktur PT Gerbang Energi Mandiri, Al Walid Bahmid.

Agus menjelaskan bahwa Program BBM Satu Harga ini merupakan program pemerataan energi dan penerapan energi berkeadilan dengan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sama untuk produk baik Premium maupun Solar bersubsidi di wilayah yang memiliki keterbatasan akses atau Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

“Dan ini merupakan program pemerintah pusat, sehingga perlu dukungan dari seluruh lapisan pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun di tingkat Kabupaten,” ujar Agus.

Lanjut Agus menyebut, berkaitan dengan BBM Satu Harga, PT Pertamina selalu menjaga komitmen dalam mendukung program pemerintah guna mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan telah beroperasinya di tahun 2021 sebanyak 78 titik BBM Satu Harga.

“Sehingga dengan telah beroperasinya 78 BBM Satu Harga di tahun 2021 ini, total dari Pertamina telah membangun di seluruh Indonesia sejak program ini dikembangkan sudah ada sebanyak 321 titik yang telah beroperasi,” jelas Agus.

Dari 78 titik BBM Satu Harga yang telah diresmikan antara lain enam (6) titik berada di Sumatra bagian Utara, empat (4) titik di Sumatera bagian Selatan, (18) titik di Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, (23) titik di Kalimantan, sembilan (9) titik di Sulawesi, serta (18) titik di Maluku dan Papua.

Terakhir Agus menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan juga membantu pelaksanaan pengoperasian BBM Satu Harga di Gorontalo Utara

“Dan kepada PT Gerbang Energi Mandiri selaku pengelola kami titipkan pesan untuk selalu menjaga citra pertamina karena ini ada penugasan khusus, sesuai namanya BBM Satu Harga,” tambah Agus.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Komite BPH Migas Wahyudi Anas menjelaskan bahwa BBM Satu Harga ini sangat penting guna mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor ekonomi domestik di masyarakat.

“Dan yang menjadi harapan pemerintah dengan adanya BBM Satu Harga ini, bisa menghemat pengeluaran BBM yang tadinya beli eceran, akan tetapi untuk saat ini sudah bisa beli langsung di SPBU yang tersedia,” tutur Wahyudi

Dengan kondisi tersebut, kata Wahyudi diharapkan terjadi peningkatan dan penurunan secara berangsur-angsur, terkait adanya kebutuhan masyarakat.

“Intinya semuanya ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi peningkatan ekonomi di Gorontalo, dan juga kualitas hidup di kelompok masyarakat semakin sejahtera kedepannya,” tukas Wahyudi.