Polisi Tangkap Seorang Pria Pasca Penemuan Mayat di Kos Archi, Pelaku Pembunuhan?

Mayat di Kos Archi
Suasana Kamar kos nomor 4 yang dihuni korban dipasang garis polisi. Foto Read.id

READ.ID – Tim gabungan Resmob Polres Gorontalo Kota dan Resmob Polda Gorontalo berhasil menangkap seorang pria, pasca penemuan mayat di kos Arci Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.

Dari informasi yang dihimpun Read.id, seorang pria yang ditangkap berinisial YK itu diduga merupakan teman dari korban, Fajrin Hipilito.

Ia ditangkap saat bersembunyi di wilayah Botutonuo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Saat ini YK telah diamankan di Mapolres Gorontalo Kota, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pembunuhan Gorontalo
Terduga Pelaku Pembunuhan berinisial YK yang diamankan Polisi

Kapolsek Dungingi, Ipda Muhammad Ibnu Katsir Rizka saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan, karena kasus tersebut telah ditangani Polres Gorontalo Kota.

“Yang tangani Polres mas,” singkat Kapolsek Dungingi saat ditanya wartawan Read.id pada Jumat (05/3/2021).

Hingga berita ini dilansir, Read.id masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait penangkapan seorang pria tersebut.

Sebelumnya, salah satu penghuni kos Archi, Noldi Himari (22) saat ditemui Read.id pada Kamis (04/3/2021) pagi menceritakan, dirinya sempat melihat korban pada hari Minggu 28 Februari 2021, bersama dengan seorang laki-laki.

“Terakhir saya lihat Jessi (Korban) bersama dengan seorang laki-laki pada Minggu malam, mungkin laki-laki itu pacarnya. Mereka berdua saat itu berada di dalam kos,” ucap Noldi.

Setelah itu kata Noldi, mulai hari Senin, ia sudah tidak melihat korban, bahkan Motor milik korban sudah tidak berada di kos. Ia mengira kalau Jessi sedang berada di luar kos.

“Saya dan teman-teman penghuni kos terakhir melihat Jessi pada Minggu malam. Kemudian pada Senin pagi, kami melihat tidak ada aktivitas di kamarnya korban. Kami mengira dia keluar kos, karena motornya tidak ada. Pada Senin pagi, tidak ada sesuatu yang mencurigakan di kos,” tuturnya.

“Hingga hari Selasa juga begitu, saya tidak pernah melihat korban sedang beraktivitas di kos. Pakaiannya yang terjemur pun belum diangkat-angkat,” tambahnya.

Sebelumnya, sesosok mayat ditemukan tewas di kamar kos Archi Kota Gorontalo. Korban bernama Fajrin Hipilito (26) ditemukan meninggal pada Rabu (03/3/2021) malam dalam kondisi kaki dan tangan terikat. Korban dikenal sebagai waria yang biasa disapa Jessica alias Mami Jesi.

Diketahui, korban merupakan warga Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Korban diduga sudah meninggal dunia dua hari lalu sebelum ditemukan jasadnya pada Rabu (03/3/2021) malam.

“Saat petugas kita mendatangi lokasi, korban sudah bengkak dan busuk, serta dalam posisi terikat tangan dan kakinya. Korban diperkirakan sudah dua hari meninggal,” ungkap Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Harjendro.

Saat ditanya wartawan apakah kasus ini pembunuhan, pihak kepolisian belum bisa memastikannya.

“Kami tentu belum bisa memastikan apakah itu dibunuh atau tidak, kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolres.

Awal penemuan mayat diketahui oleh sejumlah penghuni kos lainnya, karena tercium bau busuk menyengat dalam kamar korban. Kemudian mereka memberitahukan kepada pemilik kos bahwa ada sesuatu yang mencurigakan dalam kamar korban.

Korban sudah dievakuasi oleh Bidokkes Polda Gorontalo, dan dibawa ke rumah sakit Aloei Saboe untuk dilakukan autopsi.

(Wahyono/Read)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version