RSUD Mardi Waluyo Manfaatkan DBHCHT Beli 2 Alat Radiologi

RSUD Mardi Waluyo

READ.ID.BLITAR – RSUD Mardi Waluyo mendapat kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021 dari Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, sebesar 2,5 milyar rupiah yang dimanfaatkan untuk membeli 2 unit alat radiologi guna menunjang pelayanan pasien Covid-19.

pahlawan

Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan dan Penunjang Medis RSUD Mardi Waluyo, dr Herya Putra Dharma menyebutkan bahwa alat yang dimaksudkan itu yakni Rontgen X-ray ceiling dan X-ray mobile.

Rencananya untuk menangani pasien suspect dari UGD dan untuk penambahan di ruangan luar isolasi.

“ Sebenarnya pengadaan alat Rontgen tersebut memang telah direncanakan diakhir tahun 2020 lalu. Dimana kita memprediksi adanya lonjakan kasus Covid-19 di awal tahun 2021, sehingga kita membutuhkan alat tersebut untuk penambahan,” ungkapnya saat dimintai keterangan soal penggunaan alokasi DBHCHT 2021 di kantornya. Kamis (25/11/2021)

Kemudian ia merinci, masing-masing seharga 1,455 milyar untuk satu unit X-ray ceiling dan satu unit X-ray mobile seharga 496 juta rupiah.

Sehingga, untuk serapan anggaran DBHCHT 2021, RSUD Mardi Waluyo sudah mencapai 100 persen, dan alat tersebut sudah dimanfaatkan.

Kedepan, pihaknya berharap ada penambahan lagi untuk alat Rontgen digital yang dinilai lebih bagus kecepatannya dan hasilnya lebih akurat. Disamping itu, menurut Dharma juga untuk peremajaan alat-alat medis yang dinilai sudah ketinggalan atau usang.

“Alokasi dana cukai sangat membantu untuk peremajaan alat-alat yang sudah tua. Kita juga berharap kepada pemerintah daerah kedepan ada penambahan kucuran, sehingga kita bisa memanfaatkan dana tersebut untuk infrastruktur lainya,” pungkasnya.

(Adv/didik)