Tokoh Adat se-Gorontalo temui Kapolda sampaikan sejumlah saran

Tokoh Adat Gorontalo

READ.ID – Sejumlah Tokoh Adat di Provinsi Gorontalo, Selasa (30/11) temui Kapolda Irjen Pol Akhmad Wiyagus, SIK, menyampaikan sejumlah masukan terkait beberapa hal.

Seperti yang disampaikan oleh Abdullah Paneo (Pemangku Adat Gorontalo) menyampaikan agar ada kesepakatan antara Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Pihak Kepolisian untuk menyelesaikan perkara tertentu ditingkat Polsek.

“Perkara tertentu kalau bisa dimusyawarahkan untuk mufakat, bisa diselesaikan hanya ditingkat Polsek saja,” ungkapnya.

Terkait vaksinasi, lanjut Abdullah Paneo perlu adanya sosialisasi langsung dari tenaga Medis dalam hal ini dokter, untuk memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat.

Berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Tokoh Adat Kota Gorontalo Karim Laiya, berharap moto Polda Gorontalo sangat diharapkan untuk diimplementasikan langsung bagi anggota Polri di Gorontalo.

“Untuk Kamtibmas perlu peningkatan patroli, terutama menjelang perayaan keagamaan Natal dan Tahun Baru,” kata Karim Laiya.

Baca Juga : Kapolda Gorontalo terima masukan dan saran dari Tokoh Agama

Lewat pertemuan tersebut, ia berharap akan ada dampak Positif bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo.

Sementara itu Irfan Pako Pemangku Adat dari Kabupaten Gorontalo Utara menyampaikan harapannya pengendalian pencegahan COVID-19, penanganan lebih di perbatasan provinsi, terutama di Kecamatan Atinggola dan Tolinggula merupakan pintu masuk ke Gorontalo.

Tokoh Adat Gorontalo

Hal yang sama juga disampaikan oleh Suharto Pulumuduyo, Pemangku Adat Kabupaten Gorontalo Utara, berharap terkait dengan lolosnya Minuman Keras ke Gorontalo, untuk dapat menindak tegas oknum yang mencoba meloloskan tersebut.

Selebihnya para tokoh adat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas peran aktif TNI/Polri yang terus menjaga keamanan dan ketertiban.

Menanggapi beberapa saran dan masuk tersebut, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Akhmad Wiyagus, SIK, menyampaikan ucapan terimakasih, atas masukan dan saran.

“Saya berharap para tokoh Masyarakat serta tokoh Adat di Gorontalo untuk dapat memberikan masukan terkait dengan situasi Kamtibmas di Gorontalo,” kata Irjen Pol Akhmad Wiyagus, SIK, Selasa.

Kapolda menambahkan, jika selama ini Polda Gorontalo dan jajaran tidak mungkin bisa bekerja sendiri tanpa bantuan masukan / saran dan kritikan dari masyarakat, khususnya para Tokoh Adat Provinsi Gorontalo.

Ia menambahkan jika moto Polda Gorontalo “Moodelo Ayuwa” tidak lepas dari pemikiran para Tokoh Adat Se-Provinsi Gorontalo.

“Lewat kesempatan ini juga, saya berharap bantuan tokoh Adat dan tokoh Masyarakat, dapat memberikan informasi kepada masyarakat, untuk ikut dalam pelaksanaan Vaksinasi, sehingga Gorontalo bisa capai herd immunity,” jelasnya.

Selain itu terkait dengan personil, Kapolda berharap putra–putri daerah dapat berpartisipasi dan ikut dalam seleksi Kepolisian untuk mengisi kuota Polda Gorontalo. (Adv/Rully)