Viral Video Kasad TNI Andika Menangis Dengar Curhatan Perawat RSPAD

Kasad TNI AD Menangis

banner 468x60

READ.ID – Viral Video Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jend TNI Andika Perkasa menangis mendengar curhat dari tenaga medis yang ada di RSPAD Gatot Soebroto.

Didalam video tersebut, terlihat Kasad TNI bersama istri Ibu Hetty Andika Perkasa selaku Ketua Umum Persit KCK, menangis, mendengar curhatan tanaga medis di RSPAD Gatot Soebroto.

banner 468x60

Banyak dari mereka (Tenaga Medis) yang tidak bertemu keluarga, demi mengurangi paparan virus corona karena melakukan kontak langsung dengan pasien.

Para tenaga medis, diberikan tempat tinggal sementara di penginapan sekitar rumah sakit yang difasilitasi oleh TNI AD.

Selain itu, juga mendapat bantuan berupa vitamin, makanan, juga alat sterilisasi, seperti yang diberikan oleh Persit beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, tenaga medis di RSPAD juga mendapat kiriman madu murni oleh Ketua Umum Persit KCK, Ibu Hetty Andika Perkasa.

Dalam teleconference lanjutan dengan RSPAD, Hetty Andika Perkasa berkesempatan bertatap muka dengan para tenaga medis.

“Terima kasih ibu, atas perhatiannya telah mengirimkan madu. Terima kasih juga karena kami bisa bertatap muka dengan ibu sebagai pengganti orang tua kami. Perhatian ibu merupakan motivasi yang sangat berarti untuk terus berjuang melawan COVID-19,’’ ujar Elvi, salah satu perawat RSPAD.

Ibu Hetty Andika pun merasa sangat terharu dapat bertatap muka dengan para tenaga medis. Ibu Hetty juga mengucapkan terima kasih kepada para tenaga medis atas pengorbanan mereka dalam menghadapi Covid-19.

“Kalau butuh sesuatu, jangan sungkan atau ragu sampaikan ke saya, karena apa yang kami berikan tidak ada apa-apanya dibanding pengorbanan kalian,” tutur Ibu Hetty sambil terisak.

Ibu Hetty pun berharap agar wabah corona segera berakhir, sehingga para tenaga medis dapat berkumpul kembali dengan keluarganya.

“Terima kasih semua. Saya sayang sama kalian semua. Semoga orang-orang diluar sana, tetap di rumah saja, biar tidak menambah pasien, supaya para tenaga medis bisa berkumpul dengan keluarganya,” pungkas Ibu Hetty sambil berlinang air mata. (RL/Read).

 

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60