DPRD Usul Skema Perda Tangani Anjloknya Harga Jagung

READ.ID – DPRD Gorontalo Utara terus berupaya dalam mengatasi permasalahan harga jual hasil panen jagung yang tidak bisa menutupi biaya produksi di tingkat petani.

Menurut Wakil Ketua Komisi I DPRD Matran, kondisi harga jual hasil panen yang tidak sesuai ekspektasi ini dianggap sebagai ancaman bagi para petani terlebih membayar biaya produksi yang terhutang.

banner 468x60

“Nah kondisi ini dianggap sebagai ancaman bagi mereka. Di angka normal saja dengan angka harga penjualan yang terkadang dibawah 3000 per kilo. Di tingkat petani ini tidak bisa menutupi,” ujar Matran.

Untuk itu, Matran mengatakan pihaknya akan berupaya menyiapkan sebuah skema semacam landasan hukum yang bisa digunakan dalam menangani anjloknya harga jagung. Misalnya lewat subsidi.

“Kita tau sekarang ini kan ada dapat subsidi dari benih sama pupuk. Masih ada lagi yang lain kayak obat-obatan atau subsidi harga,” jelasnya.

Tentu sebagai langkah awal yang dilakukan DPRD bersama eksekutif harus menyiapkan satu landasan hukum minimal dalam bentuk peraturan daerah.

“Kami bersama eksekutif akan membicarakan ini kepada para petani dan juga pengusaha jagung untuk mencarikan solusi dari persoalan ini,” tandasnya.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60