Forkopimda Kabupaten Blitar Laksanakan Monev Percepatan Vaksinasi

Monev Percepatan Vaksinasi Blitar

READ.ID – Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Blitar, melaksanakan monitoring evaluasi (Monev) dalam rangka percepatan vaksinasi.

Pelaksanaan Monev sudah dimulai sejak tanggal empat Oktober sampai dengan sekarang. Hari ini, lokasi pelaksanaan Monev bertempat di tiga Kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Sanankulon, Kecamatan Nglegok dan Kecamatan Ponggok.

Kepala pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Ponggok dr.Endang Retnowati mengatakan, hari ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar bersama Forkopimda melaksanakan Monev di Dusun Sumberjo Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok.

Tujuan pelaksanaan Monev ini, untuk mendorong dan mendukung percepatan kegiatan vaksinasi guna mengoptimalkan sasaran penerima vaksin.

“Pelaksanaan vaksin dimulai pukul 07.00 WIB dengan jumlah target sasaran 100 orang, ternyata pukul 10.00 WIB sudah mencapai 125 orang, ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat sudah tinggi,” ungkapnya, Selasa (5/10/2021).

Endang menjelaskan, memang ada beberapa daerah dengan tingkat kesadaran pentingnya vaksinasi masih kurang, padahal untuk informasi sudah berusaha diberikan menggunakan semua sistem yang ada.

“Ada beberapa faktor yang menyebabkan pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Ponggok ini kurang maksimal, maka dari itu dilakukan jemput bola, karena tingkat kehadiran di puskesmas kurang dari seratus orang,” tuturnya.

Menurutnya, jika hanya menunggu masyarakat di puskesmas maka akan memperlambat tercapainya target vaksinasi. Maka dari itu, dilakukan jemput bola.

“Sebagaimana diketahui, saat ini untuk dosis pertama masih 34,9 persen sedang dosis duanya masih 16,3 persen dari total 90.875 jumlah penduduk, kecamatan Ponggok, ini tugas berat yang harus diselesaikan,” tegasnya.

Seperti diungkapkan oleh tokoh masyarakat Dusun Sumberjo, Fadelan (75), memang masih banyak warga untuk tingkat kesadaran pentingnya vaksinasi masih kurang, akibat dari adanya informasi yang tidak jelas sehingga menimbulkan ketakutan.

“Sebagai tokoh masyarakat, saya selalu mengimbau dan memberikan petunjuk mengenai manfaat vaksinasi saat pandemi ini, untuk membentengi dari penyakit, tentunya dengan adanya vaksinasi tersebut akan meningkatkan kekebalan tubuh,” tandasnya.

(adv/kmf/didik)