READ.ID – Dinas Perhubungan Kota Gorontalo menggagas digitalisasi layanan parkir melalui Program BENTOR (Blusukan Implementasi Program Unggulan) TP2DD, dalam kegiatan Sosialisasi Digitalisasi Parkir dalam rangka Championship Sistem Juru Parkir Online Terintegrasi (SIJONI) 2026, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Perhubungan Kota Gorontalo tersebut diikuti juru parkir, pengelola parkir dan stakeholder terkait, dengan dukungan edukasi serta simulasi QRIS dari Bank Indonesia dan Bank BTN.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Hermanto Saleh, mengatakan digitalisasi parkir menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pembayaran yang lebih transparan, aman dan efisien.
“QRIS bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan untuk menciptakan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan efisien,” kata dia.
Hermanto juga menegaskan bahwa penerapan teknologi digital tersebut ditujukan untuk membantu para juru parkir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Teknologi ini hadir bukan untuk menyulitkan, melainkan untuk membantu dan meningkatkan kelas bapak-ibu sekalian,” tandasnya.
Melalui program ini, digitalisasi parkir diharapkan mendukung terciptanya parkir yang lebih tertib, transaksi yang lebih transparan, serta optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Gorontalo.











