Harga Emas Menguat Setelah Empat Hari Melemah

Harga Emas
ilustrasi

READ.ID – Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, David Meger, mengatakan harga emas mulai menguat setelah turun 1 persen selama empat hari melemah pada perdagangan kemarin.

“Pada Selasa 11 Otkober 2022, pukul 8.05 WIB, harga emas spot menguat 0,23% ke US$ 1.672,53 per ons troi. Sedangkan harga emas kontrak Desember 2022 di Commodity Exchange naik 0,21% ke US$ 1.678,80 per ons troi,” kata David kepada Reuters, Selasa (11/10).

David menjelaskan, kenaikan harga emas terjadi di tengah pelemahan indeks dolar hingga pagi ini. Indeks tersebut, katanya, yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ini turun ke 112,98 setelah kemarin melonjak ke 113,14.

“Kenaikan suku bunga dan dolar AS yang kuat terus menekan emas dan memenuhi permintaan safe-haven yang saat ini muncul dari eskalasi terbaru dalam krisis Ukraina,” ujarnya.

David menambahkan, jika dolar menguat, maka harga emas yang dihargai dalam dolar akan lebih mahal bagi dalam mata uang lain.

Sementara itu, Ross Norman, salah seorang analis independen menuturkan fed fund futures sekarang memperkirakan peluang 92% dari kenaikan 75 basis points pada pertemuan Fed berikutnya. Katanya, suku bunga yang lebih tinggi tersebut bakal meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan dengan hasil nol.

“Harga emas kembali ke level $1.680 lagi dan emas akan tetap berada di bawah tekanan penurunan dalam jangka pendek. Investor sekarang melihat ke data inflasi utama AS yang akan dirilis akhir pekan ini,” katanya.

Sedangkan, menurut Presiden Fed Chicago Charles Evans kemarin, The Fed mungkin masih bisa menurunkan inflasi tanpa kenaikan tajam dalam pengangguran, dan bahkan ketika terus menaikkan suku bunga.

“Ini merupakan bantahan terhadap argumen bank sentral AS untuk mendorong dunia dan Amerika Serikat menuju potensi penurunan ekonomi tajam,” tutupnya.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60