Jaga Kualitas Jagung, Pemprov Gorontalo Lakukan Berbagai Upaya

READ.ID,- Terkait dengan isu menurunnya harga jual jagung oleh petani di Provinsi Gorontalo, membuat pihak pemerintah bereaksi untuk membantah bahwa hal itu tidak benar, bahkan untuk menjaga kualitas jagung, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah melakukan berbagai upaya.

Untuk menjaga kualitas jagung kering di tingkat petani, pemerintah provinsi telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya dengan membagikan 10 unit dryer dengan kapasitas 6 ton/jam pada tahun 2018. Ada pula bantuan lantai jemur dan terpal kepada kelompok petani.

Pemprov Gorontalo juga sudah menyiapkan posko-posko alat tester kadar air jagung berdekatan dengan gudang pengumpul. Hal dimaksudkan agar petani penjual mempunyai alar ukur pembanding dengan alat ukur gudang sehingga potensi perbedaan kadar air bisa diminimalisir.

“Kami bekerjasama dengan Dinas Pertanian juga menggelar sidak. Apakah memang kandungan airnya atau di testernya. Soal harga, tidak mungkin turun karena di luar sana pasarnya sangat banyak baik dalam negeri maupun kebutuhan ekspor,” kata Kadis Kumperindag M. Nadjamuddin.

Harga batas bawah jagung telah ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp.3.150,- per kilogram. Angka itu tidak saja untuk memperhatikan kesejahteraan petani, tetapi juga kesejahteraan peternak dan masyarakat.

Jika harga jagung terlalu mahal dihawatirkan akan berdampak pada harga pakan ternak yang tinggi. Pada akhirnya akan berdampak pada harga ternak dan telur ayam yang mahal diakses masyarakat.

Hal tersebut terungkap pada Konfrensi pers yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo,terkait dengan isu menurunnya harga jual jagung oleh petani di Provinsi Gorontalo, Rabu (27/2/2019).****

Baca berita kami lainnya di

banner 728x90

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published.