Kebakaran Pasar Dungingi Diduga Akibat Korsleting Listrik

Pasar Dungingi Terbakar
Pasar Dungingi Terbakar.

READ.ID – Kebakaran yang melanda pasar Dungingi di Kelurahan Huangobotu Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo diduga akibat korsleting listrik. Pasar yang berada di kawasan jembatan jodoh tersebut kembali terjadi pada pukul sekitar 01.15 Wita, Kamis (19/12) dini hari.

Petugas Keamanan Pasar, Arif Humonti mengungkapkan, api bermula dari salah satu warung milik Mani Renggo yang berada didepan pasar. Ia bersama warga lainnya sempat memadamkan api dengan alat seadanya, tapi Kobaran api yang cepat membesar dan merembet hingga ke lapak dan ruko pedagang.

“Sebelum terbakar, sempat timbul api didalam warung Mani Renggo yang menyebabkan listrik di warungnya hidup mati. Kemudian tidak lama kemudian Mani Renggo memanggil saya dan meminta tolong karena api sudah mulai membesar,” jelas Arif.

Lanjut Arif, api cepat membesar karena salah satu warung tersebut banyak menyimpan kardus yang berisi barang dagangan. Ia juga sempat menghadang pemilik warung yang mau masuk didalam warung untuk menyelamatkan barang dagangan.

“Saya sempat menarik Mani Renggo yang ingin menyelematkan barang berharga didalam warung. Saya bilang nyawa yang penting dari harta,” tuturnya.

Dalam kebakaran ini, tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. Api baru bisa dipadamkan satu jam setelah kejadian.

Sementara itu, Kapolsek Dungingi Mohammad Atmal mengatakan, kebakaran pasar disebabkan dugaan putusnya arus pendek listrik. Namun, pihanya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Dugaan sementara yang berkembang akibat gesekan arus listrik. Kami masih akan menyelidiki lagi penyebab kebakarannya dan masih mendata berapa warung atau lapak pedagang yang terbakar,” ucapnya.

Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian pedagang ditafsirkan  mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran pasar Dungingi ini sudah kedua kalinya. Dari Pantauan Read.id Kamis Dini Hari, kebakaran pasar kali ini menghanguskan sejumlah lapak dan warung pedagang yang hanya berjarak beberapa meter dari lokasi kebakaran yang terjadi pada Sabtu 21 September 2019 lalu. (Wahyono/Read) 

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version