Mentan Buka Jalan Energi Berbasis Jagung, Gorut Sodorkan Potensi 20 Ribu Hektare

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID — Pengembangan energi berbasis pertanian mulai diarahkan menjadi peluang baru bagi Gorontalo Utara. Dalam pertemuan bersama Menteri Pertanian, Bupati Gorontalo Utara mengajukan usulan penyediaan lahan hingga 20 ribu hektare untuk pengembangan jagung yang diproyeksikan menjadi salah satu .

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari pembahasan program pembangunan pabrik bioethanol yang didorong pemerintah pusat sebagai bagian dari agenda ketahanan energi nasional.

Gorontalo Utara sendiri termasuk salah satu dari 44 kabupaten di Indonesia yang mendapat undangan dalam pembahasan program tersebut. Untuk tahap awal tahun ini, daerah tersebut memperoleh dukungan berupa bantuan benih jagung untuk areal 1.000 hektare serta lima unit hand traktor.

Menteri Pertanian Republik Indonesia , Andi Arman Sulaiman, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan arahan langsung Presiden dalam rangka memperkuat ketahanan energi nasional. Menurutnya, pengembangan energi berbasis komoditas dalam negeri juga diharapkan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar.

Ia menyebut kebijakan tersebut berpotensi menghasilkan penghematan hingga sekitar Rp500 triliun setiap tahun. Perputaran anggaran yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan impor, kata dia, diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar di daerah.

Bagi Gorontalo Utara, usulan 20 ribu hektare tersebut sekaligus membuka peluang perluasan produksi jagung dengan orientasi yang lebih besar, tidak hanya sebagai komoditas pangan dan perdagangan, tetapi juga sebagai bagian dari rantai pasok energi terbarukan.

Bupati Gorontalo Utara, , juga meminta Kepala Dinas Pertanian, Asrin Menu, yang mendampinginya dalam agenda tersebut, untuk memastikan peluang program pemerintah pusat dapat ditindaklanjuti di daerah.

“Saya minta Pak Kadis untuk memaksimalkan data dan terus mengoordinasikan ke Kementerian Pertanian agar program dan bantuan-bantuan ini benar-benar akan dirasakan oleh rakyat Gorontalo Utara,” ujar Thariq.

Pemerintah daerah selanjutnya diharapkan dapat memperkuat pendataan potensi lahan dan produksi sebagai dasar koordinasi dengan Kementerian Pertanian, terutama jika usulan pengembangan lahan 20 ribu hektare tersebut masuk dalam tahapan tindak lanjut program bioethanol.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60