Pemkab Pohuwato Laksanakan Enam Pilar Arahan Kemenkes

Pemkab Pohuwato Laksanakan Arahan Enam Pilar Kemenkes

READ.ID – Sebagai bentuk upaya menumbuh kembangkan kesehatan paska pandemi COVID-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato laksanakan 6 pilar yang menjadi arahan Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Dijelaskan Kadis Kesehatan Pohuwato Fidi Mustafa, melalui kebijakan-kebijakan keluarakan oleh Pemkab Pohuwato pada sektor kesehatan telah bersinergi dengan 6 tersebut.

Dimana, pilar pertama yaitu, penguatan pelayanan primer, pihaknya melakukan langkah dengan memaksimalkan peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

“Seperti kita ketahui covid 19 memaksa seluruh aktifitas berada didalm rumah dan capaian program kita mengalami penurunan, sehingganya penguatan kapasitas layanan primer ini itu menjadi prioritas,”ungkapnya pada perayaan Hari Kesehatan Nasional ke-58 tingkat kabupaten, Kamis (10/11/2022)

Selanjutnya, disampaikn Fidi, meningkatkan level Rumah sakit yang ada di Pohuwato, sesuai pilar Kedua yaitu peningkatan pelayanan rujukan.

“Alhamdulillah kita sudah punya 2 rumah sakit, kedepan kita akan berusaha kemarin sudah ada komunikasi, InsyaAllah rumah sakit bumi panua berkat dorongan Pak Bupati, kita berusa menaikan ke tipe B sehingga bisa menjadi rujukan dari Boalemo dan beberapa daerah lainnya,”tuturnya

Kemudian yang Ketiga terang Fidi, mingkatkan kualitas laboratorium rumah sakit sesuai pilar Ketiga yakni penguatan fasilitas kesehatan.

“Kedepan ini, laboratorium akam menjadi prioritas dalam pembangunan, sehingga setiap pemeriksaan laboratorium di pohuwato sudah siap,”terangnya

Yang Keempat beber Fidi, arahan Kemenkes yang tercantum dalam 6 pilar tersebut yakni pembiayaan kesehatan, Kabupaten Pohuwato telah memenuhi Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta.

“Alhamdulillah, dari aspek pembiayaan kesehatan kita sudah UHC, sehingga seluruh masyarakat seperti yang Pak Bupati sering sampaikan, cukup dengan kartu tanda penduduk bisa dilayani dengan gratis,”ungkapnya

Lebih lanjut disampaikan Fidi, yang Kelima adalah penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) atau tenaga kesehatan.

“Kita berusaha memenuhi itu, alahamdulillah sekaran dalam proses pemerimaan pegawai pemerintah denan perjanjian kerja, semoga kebutuhan minimal 9 tenaga dasar pokok wajib yang ada di Puskesmas bosa terisi, untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,”imbuhnya

Terakhir ditambahkan Fidi, pilar yang Keenam ialah telnologi dibidang kesehatan, pihaknya melakukan perubahan-perubahan pelayanan melalui digitalisasi.

“Kita mengikuti perkembangan, termasuk transformasi-transformasi layanan kesehatan ke sistem digital, ini beberapa agenda prioritas Pmerintah Pusat yang insyaallah kita juga di tingkat daerah dapat bersinergi dalam mencapai itu,”pungkasnya

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60