READ.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara mendorong gerakan penanaman satu juta pohon buah sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus membangun potensi ekonomi masyarakat.
Gagasan tersebut menjadi bagian dari Gerakan Agro Mopomulo (GAM) yang diarahkan untuk mewujudkan target G-30PB (Gorontalo Utara 2030 Produsen Buah).
Untuk memperkuat program tersebut, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu menemui Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Kehutanan, Ir. Dyah Murtiningsih.
Dalam pertemuan itu, Thariq menjelaskan sejumlah program turunan GAM, termasuk One Man Ten Trees dan penanaman satu juta pohon buah menuju Gorontalo Utara sebagai daerah produsen buah pada 2030.
Menurut Thariq, pengembangan tanaman buah tidak hanya berkaitan dengan penghijauan dan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari penguatan sektor ekonomi masyarakat. Karena itu, Pemkab Gorontalo Utara membutuhkan dukungan pemerintah pusat untuk memperluas pelaksanaan program tersebut.
“Kami sangat membutuhkan suplai bibit buah dari pemerintah pusat karena anggaran kami terbatas untuk itu. Di samping itu kami juga membutuhkan pembangunan demplot/percontohan G-30PB dan juga program penunjang lainnya,” ujar Thariq.
Dukungan yang diajukan tidak hanya berupa penyediaan bibit buah, tetapi juga pembangunan demplot atau lokasi percontohan G-30PB serta kegiatan penunjang lainnya. Demplot diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan tanaman buah yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas.
Sementara itu, Dirjen PDASRH Kementerian Kehutanan Ir. Dyah Murtiningsih menyambut antusias program yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara. Program tersebut dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, khususnya dalam upaya memberikan dampak positif terhadap hutan dan lingkungan.
Dyah menegaskan komitmen Kementerian Kehutanan untuk mendukung program pemerintah daerah yang memiliki dampak positif terhadap kelestarian hutan dan lingkungan. Bagi Gorontalo Utara, dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat Gerakan Agro Mopomulo sekaligus mendorong terwujudnya target G-30PB pada 2030.











