READ.ID – Gemuruh dukungan penonton dan sengitnya persaingan antar tim menjadi bagian yang menyemarakkan pagelaran turnamen sepak bola Bercahaya Cup I di Lapangan Tariono, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.
Namun, di balik ramainya pertandingan, ada aktivitas lain yang turut menjadi bagian dari penyelenggaraan turnamen. Sejumlah petugas berjaga di pintu masuk untuk melayani dan mengatur akses penonton yang hendak menyaksikan pertandingan.
Mereka mungkin tidak menjadi pusat perhatian seperti para pemain di lapangan. Akan tetapi, keberadaan para penjaga pintu masuk menjadi bagian dari dinamika kegiatan yang mengiringi jalannya turnamen.
Di antara mereka, terdapat Ramla Hasan, salah satu perempuan yang turut mengambil peran dalam menjaga pintu masuk. Bersama petugas lainnya, ia menjadi bagian dari orang-orang yang menjalankan tugas di luar lapangan, ketika perhatian penonton tertuju pada pertandingan.
Pemandangan ini memperlihatkan bahwa sebuah turnamen sepak bola tidak hanya bergantung pada aksi pemain dan dukungan suporter. Ada banyak peran di balik layar yang ikut mewarnai jalannya perhelatan, mulai dari petugas pintu masuk hingga pihak-pihak lain yang membantu aktivitas di sekitar arena.
Bercahaya Cup I pun menyimpan cerita di luar skor pertandingan. Di balik riuhnya dukungan dan persaingan di lapangan, ada orang-orang yang menjalankan tugasnya agar perhelatan olahraga tersebut memiliki cerita yang lebih luas daripada sekadar kemenangan dan kekalahan.
Mereka mungkin tidak berdiri di tengah lapangan untuk mengejar gol, tetapi kehadiran mereka menjadi bagian dari wajah Bercahaya Cup I di Lapangan Tariono.











