READ.ID – Rencana pembangunan kantor baru Wali Kota Gorontalo kini memasuki babak baru.
Mengusung prinsip keterbukaan, Pemerintah Kota Gorontalo berencana memamerkan hasil desain terbaik kepada masyarakat luas.
Rencana ini dibahas dalam audiensi bersama panitia dan dewan juri Sayembara Desain Kantor Wali Kota Gorontalo di Ruang Pola, Kamis (7/5/2026).
Mewakili Wali Kota Adhan Dambea, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, memimpin langsung pertemuan yang juga dihadiri perwakilan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) tersebut.
Pemkot Gorontalo ingin memastikan pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, tapi juga menjadi kebanggaan warga. Caranya? Dengan menggelar pameran publik.
Pameran ini disiapkan sebagai bentuk transparansi agar masyarakat bisa melihat langsung konsep masa depan pusat pemerintahan mereka.
“Pameran ini adalah ruang edukasi dan sosialisasi. Kami ingin warga tahu bagaimana visi pembangunan daerah melalui rupa kantor wali kota ke depan,”* sebut pihak panitia dalam sesi diskusi.
Agar lebih mudah diakses, pameran desain ini tidak hanya menetap di satu gedung. Pemkot berencana melakukan “jemput bola” ke titik-titik keramaian warga, seperti kawasan Car Free Day (CFD) dan festival UMKM
Tak hanya pameran fisik, strategi digital juga diperkuat. Pemkot membuka peluang kolaborasi dengan para content creator lokal.
Langkah ini diambil untuk memaksimalkan penyebaran informasi melalui platform digital, sehingga generasi muda juga bisa ikut memantau proses pembangunan ini.
Dengan segala upaya tersebut, Pemkot Gorontalo berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga memberikan perhatian penuh terhadap lahirnya ikon baru Kota Gorontalo ini.












