Wagub Gorontalo Minta BKKBN Bangun Komunikasi dengan Mitra Kerja

Gorontalo BKKBN
Foto bersama Wagub Idris Rahim (ketiga kiri) bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Hartati Suleman (tengah) dan jajarannya usai silaturahmi di rumah jabatan Wagub, Selasa (25/8/2020)

READ.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim meminta BKKBN Gorontalo untuk memperkuat koordinasi dengan mitra kerja dalam rangka peningkatan kesejahteraan keluarga melalui program kependudukan dan Keluarga Berencana (KB).

Hal itu diutarakannya saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo yang baru, Hartati Suleman, di rumah jabatan Wagub, Selasa (25/8/2020).

“Tugas-tugas BKKBN itu harus dikoordinasikan dengan mitra kerjanya karena pembinaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga itu tidak bisa diselesaikan sendiri oleh BKKBN,” kata Wagub Idris Rahim.

Kepada Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo yang baru, Idris berpesan untuk melaksanakan prinsip 3 KO dalam menjalankan tugas-tugasnya. Prinsip 3 KO tersebut yaitu Komunikasi, Koordinasi, dan Konsultasi.

“Saya ucapkan selamat. Bangun komunikasi dengan staf, koordinasi ke samping, dan juga konsultasi ke atas. Dengan tiga prinsip itu insyaallah Kepala BKKBN yang baru bisa sukses dalam kepemimpinannya,” tutur Idris.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Hartati Suleman, saat diwawancarai usai silaturahmi itu mengatakan, akan meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program-program kependudukan dan KB.

“Kami akan pegang teguh dan implementasikan arahan pak Wagub agar pelaksanaan program-program BKKBN Provinsi Gorontalo bisa berjalan dengan baik demi kemaslahatan masyarakat,” ucap Hartati.

Hartati Suleman sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo. Dirinya dilantik oleh Kepala BKKBN RI pada tanggal 10 Agustus 2020 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 235/KP.05.01/PEG/2020 tertanggal 6 Agustus 2020. Hartati Suleman menggantikan Muhammad Edi Muin yang pindah tugas ke Kalimantan Timur.

(Adv/RL/Read)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version