TanggalApril 13, 2021

YK Akui Dirinya Pembunuh Seorang Waria pada Kos-Kosan di Gorontalo

Pembunuhan Kos Gorontalo

READ.ID – Pria berinisial YK akhirnya mengakui kalau dirinya adalah pelaku pembunuhan terhadap seorang waria pada salah satu kos-kosan di Gorontalo.

Pengakuan pembunuhan terhadap Fajrin Hiplito (Jesy) di Kos Archi itu sebagaimana rilis yang disampaikan Polda Gorontalo, Jumat (3/3/2021).

Keterangan polisi menyatakan YK juga mencuri satu unit motor milik korban. Hal itu dibuktikan dengan barang bukti yang didapatkan pihak kepolisian saat menangkap pelaku.

Dir Reskrim Umum Polda Gorontalo Kombes Pol Deni Okvianto menjelaskan, selain motor N Max Warna Hitam, polisi juga mengamankan sepotong kayu yang digunakan untuk memukul korban.

Kemudian, satu buah tas Gandeng yang sudah hangus terbakar juga turut diamankan petugas.

Deni mengungkapkan, YK ditangkap  petugas Tim Rajawali Polres Gorontalo kota bersama dengan Tim Resmob Polda Gorontalo. Pelaku ditangkap di kediamannya di Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. YK diamankan petugas pada Kamis (04/03/2021) malam.

“Untuk pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Gorontalo Kota dan berdasarkan Interogasi terhadap pelaku dimana terkait dengan kasus pembunuhan tersebut, pelaku mengakui bahwa dirinyalah yang telah membunuh Korban,” jelas Deni melalui rilis Polda Gorontalo itu.

Terduga pelaku membunuh korban dengan menggunakan kayu, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Belum diketahui kronologis dan motif dari adanya pembunuhan ini. Mengingat petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Selain itu, masih melakukan pengembangan untuk mengumpulkan semua barang bukti.

Rencananya Polres Gorontalo Kota akan segera menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus pembunuhan di Kos Archi tersebut.

Sebelumnya, salah satu penghuni kos Archi, Noldi Himari (22) saat ditemui Read.id pada Kamis (04/3/2021) pagi menceritakan, dirinya sempat melihat korban pada hari Minggu, 28 Februari 2021 bersama dengan seorang laki-laki.

“Terakhir saya lihat Jessi (Korban) bersama dengan seorang laki-laki pada Minggu malam, mungkin laki-laki itu pacarnya. Mereka berdua saat itu berada di dalam kos,” ucap Noldi.

Setelah itu, kata Noldi, mulai Senin, ia sudah tidak melihat korban. Bahkan, motor milik korban sudah tidak berada di kos. Ia mengira kalau Jessi sedang berada di luar kos.

“Saya dan teman-teman penghuni kos terakhir melihat Jessi pada Minggu malam. Kemudian pada Senin pagi, kami melihat tidak ada aktivitas dikamarnya korban. Kami mengira dia keluar kos, karena motornya tidak ada. Pada Senin pagi, tidak ada sesuatu yang mencurigakan di kos,” tuturnya.

“Hingga hari Selasa juga begitu, saya tidak pernah melihat korban sedang beraktivitas di kos. Pakaiannya yang terjemur pun belum diangkat-angkat,” tambahnya.

Sebelumnya, sesosok mayat ditemukan tewas di kamar Kos Archi Kota Gorontalo. Korban bernama Fajrin Hipilito (26) ditemukan meninggal pada Rabu (03/3/2021) malam dalam kondisi kaki dan tangan terikat.

Korban dikenal sebagai waria yang biasa disapa Jesy itu merupakan warga Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Korban diduga sudah meninggal dunia dua hari lalu sebelum ditemukan jasadnya pada Rabu (03/3/2021) malam

(Wahyono/RL/Read)