Beredar SMS Peringatan Tsunami di Lima Provinsi, Begini Penjelasan BMKG

SMS BMKG Tsunami
Ilustrasi Gempa dan tsunami

READ.ID – Warga dibuat kaget adanya SMS peringatan tsunami yang dikirim Kominfo BMKG pada Kamis (27/5/2021). Pesan singkat itu berbunyi ada gempa dengan kekuatan 8,5 Magnitudo pada pukul 10.14 WIB. Peringatan tsunami ditunjukan di lima provinsi.

“Peringatan Dini Tsunami di Jatim – NTB – Bali – NTT – Jateng Gempa Mag:8.5  04-Jun-21 10:14:45WIB  Lok:10.50LS 114.80BT Kdlmn:10Km::BMKG,” tulis Kominfo BMKG melalui pesan SMS.

banner 468x60
Tsunamii BMKG
SMS dari Kominfo BMKG

Terkait dengan tersebarnya informasi gempabumi berkekuatan M8,5 dan berpotensi Tsunami yang tersebar melalui saluran komunikasi SMS BMKG-Kominfo pada hari Kamis 27 Mei 2021 sekitar pukul 10.36 WIB, maka dapat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. BMKG menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar, karena telah terjadi kesalahan pada sistem pengiriman informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami yang melalui kanal SMS

2. BMKG dan Kominfo telah merespon secara cepat dengan melakukan klarifikasi terhadap sistem pengirim informasi yang salah tersebut, melalui saluran/kanal komunikasi yang sama, SMS BMKG-Kominfo.

3. Saat ini BMKG bersama Kominfo sedang melakukan penelusuran dan investigasi lebih mendalam terhadap penyebab kesalahan sistem SMS hingga tersebar informasi gempa berpotensi tsunami.

4. Masyarakat diimbau agar tetap tenang, karena hasil monitoring BMKG saat ini tidak terjadi gempa berkekuatan M8,5 di wilayah Indonesia, sehingga secara institusi BMKG tidak mengeluarkan Peringatan Dini Tsunami tersebut.

5. Informasi yang tersebar tersebut juga bukan merupakan prediksi gempa yang akan terjadi dalam waktu dekat, karena hingga saat ini belum ada satu pun teknologi di dunia yang mampu memprediksi dengan tepat dan akurat kapan, dimana, dan berapa besar kekuatan gempa akan terjadi.

6. Masyarakat agar tetap mengupdate informasi BMKG melalui saluran resmi seperti website, saluran komunikasi infobmkg berbasis media sosial, Call Center 196 maupun kantor BMKG terdekat.

Sumber Rilis BMKG

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60