Cegah Radikalisme, Wakil Walikota Indra Lakukan Audiensi dengan Densus 88

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Pemerintah Kota bersama memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan melalui program sosialisasi yang menyasar anak-anak dan pelajar.

Hal ini mengemuka dalam rapat audiensi antara Wakil Wali Kota Gorontalo, , bersama jajaran Densus 88 di ruang kerja Wakil Wali Kota, Selasa (21/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wawali Indra menekankan pentingnya pendekatan pencegahan sejak usia dini, terutama pada jenjang pendidikan dasar yang dinilai sebagai fase pembentukan karakter anak.

“Fase SD itu adalah fase pembentukan karakter. Di situ kita bisa mengarahkan anak-anak sejak awal, bukan hanya dari sisi akademik, tapi juga adab dan kebiasaan sehari-hari,” ujar Wawali Indra Gobel.

Ia menjelaskan, pembentukan karakter dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana di lingkungan sekolah, seperti disiplin, tanggung jawab, hingga pola interaksi sosial. Menurutnya, pendekatan ini dapat menjadi bagian dari strategi pencegahan masuknya paham radikalisme.

Selain itu, Wawali Indra juga menyoroti pentingnya program sosialisasi yang terintegrasi dengan kegiatan sekolah. Salah satu yang dibahas adalah pemanfaatan program berbasis pembinaan karakter sebagai media edukasi bagi siswa.

Pihak Densus 88 menyambut baik gagasan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam memberikan edukasi serta penguatan pemahaman kepada masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.

Dalam diskusi tersebut juga terungkap bahwa dinamika potensi jaringan radikalisme bersifat fluktuatif, sehingga diperlukan langkah pencegahan yang berkelanjutan dan adaptif, termasuk melalui pendekatan edukatif.

Wawali Indra menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, sekaligus membangun generasi muda yang memiliki karakter kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh ideologi yang menyimpang.

“Ini bukan hanya soal keamanan, tapi bagaimana kita membentuk generasi yang punya nilai, punya arah, dan tidak mudah terpengaruh,” tambahnya.

Melalui kerja sama ini, diharapkan program sosialisasi yang dirancang dapat berjalan efektif dan menyentuh langsung masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60