DKP Provinsi Gorontalo Laksanakan Pengawasan Kawasan Konservasi Perairan Teluk Gorontalo

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi melaksanakan kegiatan pemantauan aktivitas pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Teluk Gorontalo melalui patroli pengawasan bersama yang berlangsung pada Rabu hingga Kamis, 22–23 April 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan di sepanjang pesisir kawasan konservasi sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah Teluk Gorontalo. Patroli dipimpin langsung oleh Kepala Dinas , bersama Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Gorontalo, dengan melibatkan berbagai unsur terkait lintas instansi.

Adapun instansi yang terlibat antara lain Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Ditjen Pengelolaan Kelautan KKP RI, Ditpolairud Polda Gorontalo, unsur TNI Angkatan Laut, Satuan Pengawasan SDKP Gorontalo, Satuan Unit Organisasi Pengelola (SUOP) KKPD Teluk Gorontalo, Tim Kerja Pengawasan SDKP, Balai Pengelolaan Kelautan Denpasar Satpel Gorontalo, Balai Penataan Ruang Laut Makassar Satpel Gorontalo, serta Pengawas Perikanan/Polsus WP3K. Sinergi lintas instansi ini menjadi kunci dalam memperkuat pengawasan kawasan konservasi secara terpadu.

Dalam keterangannya , menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari implementasi Program Laut Untuk Kesejahteraan (LAUTRA), yang bertujuan meningkatkan pengelolaan keanekaragaman hayati laut Indonesia, termasuk ekosistem terumbu karang dan biota laut lainnya.

“Melalui kegiatan ini, kami mendorong penguatan pengelolaan kawasan konservasi perairan sekaligus mendukung transisi menuju ekonomi biru yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemantauan aktivitas pemanfaatan kawasan konservasi menjadi langkah penting dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat pesisir dan pelaku usaha terhadap peraturan perundang-undangan di bidang kelautan dan perikanan.

“Upaya ini juga merupakan langkah preventif dalam mencegah praktik destructive fishing, illegal fishing, serta pemanfaatan ruang laut yang tidak tertib, sehingga pemanfaatan sumber daya laut dapat dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Gorontalo, Letkol Laut Hanny Chandra Sukmana, menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan patroli terpadu ini.

Menurutnya, kolaborasi aktif antara TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan menjadi langkah strategis dalam menjaga kelestarian sumber daya laut sekaligus menjamin keamanan dan ketertiban di wilayah perairan.

“Patroli terpadu ini penting untuk mencegah berbagai aktivitas ilegal seperti penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan, perusakan ekosistem terumbu karang, serta pelanggaran lainnya yang dapat mengancam keberlanjutan kawasan konservasi,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PRL dan PSDKP) DKP Provinsi Gorontalo, Fahrul Ulum Amlain, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung pencapaian target Evaluasi Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi (EVIKA).

“Melalui patroli pengawasan bersama ini, diharapkan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi di Teluk Gorontalo semakin meningkat, sehingga mampu memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat visi pembangunan Agro Maritim Provinsi Gorontalo,” jelasnya.

Dengan adanya patroli terpadu ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap pengelolaan kawasan konservasi perairan dapat semakin optimal, serta mampu menjaga keseimbangan antara pelestarian ekosistem laut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60