READ.ID – Akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan taringnya di kancah akademik nasional. Pakar manajemen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNG, Dr. Rizan Machmud, S.Kom., M.Si., dipercaya menjadi narasumber utama dalam ajang bergengsi Grand Lecturing: Fintech & Big Data Analytics yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomik dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip), Senin (4/5).
Dalam kegiatan yang menghadirkan akademisi dan praktisi di bidang teknologi keuangan tersebut, Dr. Rizan Machmud tampil sebagai salah satu pembicara utama dengan mengangkat tema terkait pemanfaatan financial technology (fintech) dan big data analytics sebagai pendorong transformasi layanan keuangan di era digital. Kehadirannya menjadi representasi kontribusi akademisi daerah dalam forum nasional yang membahas isu-isu strategis perkembangan ekonomi digital.
Pada pemaparannya, Dr. Rizan menekankan bahwa integrasi fintech dan big data telah mengubah cara lembaga keuangan dalam mengambil keputusan, meningkatkan efisiensi operasional, serta menghadirkan layanan yang lebih personal kepada konsumen. Menurutnya, pemanfaatan data secara optimal menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem keuangan yang cerdas dan adaptif.
“Kita sedang berada dalam era di mana data menjadi aset utama. Fintech dan big data analytics bukan hanya tren, tetapi kebutuhan untuk menciptakan layanan keuangan yang inklusif, efisien, dan berbasis teknologi,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber lain dari kalangan praktisi industri keuangan digital, sehingga memberikan perspektif komprehensif antara dunia akademik dan praktik bisnis. Para peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Partisipasi Dr. Rizan Machmud dalam forum akademik di Undip ini menjadi bukti peningkatan peran dosen Jurusan Manajemen FEB UNG dalam kancah nasional, sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antar perguruan tinggi. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan, khususnya dalam bidang manajemen dan ekonomi digital.












