Komunikasi Terakhir Korban Dengan Suami Pasca Perampokan

READ.ID,- Meski dalam kondisi bersimbah darah, Senin (18/3/2019) sekitar pukul 02.30 dini hari korban perampokan sadis di Jalan Panjaitan Kelurahan Limba U1 yakni Imelda Pangkong (46), terus menghubungi suaminya yaitu Antoni Liam melalui telepon selular.

Panggilan telepon korban beberapa kali dijawab oleh suaminya, yang saat itu sedang berada di rumahnya di Jalan Palma Kelurahan Tuladenggi. Karena korban tidak ada suara dan jawaban, maka suaminya menelpon balik kepada korban.

Nah, disitulah terjalin komunikasi dengan baik, antara korban dengan suaminya. “Ada perampokan, kesini dulu saya sudah penuh dengan darah ini,” ucap Korban pada suaminya melalui telepon selular.

Mendengarkan kalimat itu, suami korban langsung bergegas menuju lokasi tempat kejadian perkara, di rumah milik orang tua korban yakni Yohanes Pangkong. Ketika tiba di TKP, korban ditemukan oleh suaminya sudah diamankan di Coto Daerah Jene Berang, dan kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit Bunda guna menadapatkan penanganan medis.

Diketahui sebelumnya, korban meninggal dunia yakni, Sintia Haryono (70) dan Simon Pangkong (49) yang merupakan ibu dan anak. Sementara 2 lainnya kritis, masing-masing Yohanes Pangkong (80) dan Imelda Pangkong (46) yang merupakan ayah dan anak masih dirawat di rumah sakit. Para korban ini merupakan 1 keluarga.

Peristiwa berdarah ini, diketahui terjadi sekitar pukul 02.00 Wita. Saat itu tiba–tiba terdengar tangisan perempuan sambil meminta tolong. Tak disangka, perempuan yang menangis itu ditemukan warga telah berlumuran darah.

Warga langsung berupaya memberikan pertolongan dengan membawanya korban ke rumah sakit. Mendengar ada ribut–ribut, warga lainnya bangun. Dari dugaan sementara, telah terjadi aksi perampokan di rumah pemilik toko bangunan ini.

Selain kedua korban, rumah yang berhadapan langsung dengan rumah makan soto ini, terdapat korban lainnya, Yohanes Pangkong (80) dan Imelda pangkong (46). Yohanes, adalah suami dari korban Sintia Haryono. Sedangkan Imelda Pangkong, anak kedua.

Yohanes kini sedang menjalani perawatan, dengan luka sobek dijari manis tangan kiri dan 1 luka tusukan di bagian perut sebelah kanan. Sedangkan anaknya, Imelda, 3 luka tusukan di bagian perut sebelah kanan, 2 luka tusukan diperut sebelah kiri dan 2 luka sobek dilengan sebelah kiri.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Robin Lumban Raja SIK MSi saat memberikan keterangan kepada wartawan menjelaskan, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal yang dilakukan diduga pelaku upaya untuk membongkar rumah untuk mengambil sejumlah barang.

Pelaku diduga masuk ke rumah korban melalui pintu samping dan masuk ke pintu utama dari sebelah kanan rumah. Pelaku selanjutnya naik ke lantai 2 rumah. Namun, kata Kapolres, dilantai 2 tersebut, pelaku diduga bertemu dengan korban.

“Jika dilihat dari ceceran darah yang terserak kesana kemari, pelaku sempat mendapat perlawanan dari korban dilantai 2,” kata Kapolres AKBP Robin Lumban Raja.****

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *