Pelaku Pembacokan saat Bentrok di Pasar Sentral Ditangkap

Pembacokan Bentrok

READ.ID – ML (18 tahun), seorang pelaku pembacokan saat bentrok dua kelompok warga di kawasan pasar Sentral Kota Gorontalo, ditangkap Polres Gorontalo Kota.

Pelaku diduga membacok korban bernama Kilis dengan menggunakan senjata tajam. Akibatnya, korban mengalami luka robek pada bagian kepala dan telinga. Korban saat itu langsung dibawa ke rumah sakit Multazam.

Sebelumnya tim Rajawali Polres Gorontalo Kota sudah mengantongi identitas terduga pelaku dan langsung bergerak cepat mencari pelaku pembacokan. Petugas berhasil menemukan pelaku ML yang bersembunyi di rumah tantenya di Kelurahan Molosipat Kecamatan Kota Barat.

Kapolres Gorontalo Kota Akbp Desmont Harjendro membenarkan jika pelaku penganiayaan dan pembacokan saat ini sudah diamankan di mapolres Gorontalo Kota.

Dari hasil pemeriksaan petugas, pelaku mengaku membacok korban karena mendapatkan informasi bahwa pamannya dianiaya oleh korban saat bentrok terjadi.

“Pelaku saat itu sementara mengambil kayu di lantai 2 Pasar sentral. Tiba-tiba mendengar paman dari pelaku dianiaya korban. Hal ini membuat sontak pelaku langsung turun dan menuju ke arah lokasi perkelahian dan langsung membacok korban,” tutur AKBP Desmont.

Saat ini pelaku sudah di amankan oleh team rajawali di mako polres. Sementara untuk barang bukti sajam jenis badik masih dilakukan pencarian oleh petugas.

Seperti diketahui, dua kelompok warga bentrok di kawasan Pasar Sentral Kota Gorontalo, Selasa (25/8/2020) sore. Saat bentrok sejumlah warga menggunakan senjata tajam.

Bentrok dipicu soal pengawasan pembongkaran barang toko. Perkelahian bermula dari salah seorang warga bernama Ulu mengawasi material kayu hasil hasil pembongkaran toko.

Tidak berselang lama, seorang warga lainnya bernama Hendra datang menegur Ulu agar tidak mengambil material kayu tersebut. Teguran itu dibalas Ulu dengan tegas dimana dirinya haya mengawasi saja, bukan untuk mengambil kayu.

Namun keduanya terlibat saling cekcok hingga membuat Hendra memukul Ulu di bagian wajah dan mengejar Ulu dengan senjata tajam. Peristiwa itu membuat keributan besar yang memicu dua kubu warga bersitegang dan saling serang menggunakan senjata tajam.

Akibat kejadian itu, salah satu warga mengalami luka di bagian kepala dan telinga akibat terkena senjata tajam.

Saat ini petugas kepolisian maupun TNI masih berjaga-jaga di sekitar lokasi bentrok.

(RL/Read)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version