Pemkab Blitar Lakukan Pemilhan Kepala Desa PAW

Kepala Desa PAW

READ.ID.BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Kepala dinas Pemberdayaan Masyarakatt Dan Desa memantau kegiatan musyawarah Desa (Musdes), pemilihan kepala desa Pengganti Antar Waktu (PAW) desa Purworejo Kecanatan Wates Kabupaten Blitar dilaksanakan di Balai Desa Purworejo, Senin (22/11/2021).

Musdes pemilihan Kepala desa PAW dilakukan, menurut Camat Wates Ir Setiyana M.M, karena kepala desa sebelumnya meninggal dunia sehingga dilakukan pemilihan kades untuk melanjutkan sisa jabatan yang lama.

” Musdes Pemilihan Kades PAW itu diikuti oleh peserta yang memiliki hak suara. Mereka merupakan perwakilan masyarakat dari berbagai unsur, dengan jumlah sebanyak 123 orang. Namun, pada waktu pemilihan hanya 119 peserta yang hadir, sementara 4 lainnya absen,” jelasnya.

Dijelaskannya pula, Peserta merupakan perwakilan dari tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan kelompok tani, perwakilan kelompok perempuan, perwakilan kelompok pemerhati dan perlindungan anak, perwakilan kelompok masyarakat miskin, dan unsur masyarakat lainnya.

Usai melalui proses penghitungan surat suara, pada akhirnya Jarno unggul dalam perolehan dengan 53 suara, disusul Fendik Suleksi Tejo Purnomo dengan 51 suara, dan Wawan Budi Setyo dengan 15 suara.

“Alhamdulilah Proses Musdes berjalan dengan kondusif, jajaran kepolisian memberikan pengamanan untuk berjaga selama proses pemilihan berlangsung. Mereka berjaga sejak kedatangan peserta Musdes.”

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blitar, Rully Wahyu Prasetyowanto mengatakan untuk tahapan selanjutnya setelah proses pemilihan kades PAW usai ialah pelantikan. Ia menyebut, proses tersebut akan disegerakan untuk terlaksana.

” Selanjutnya untuk jadwal pelantikan kepala desa maksimal tanggal 25 Januari,” jelasnya.

Ia memaparkan, pada hari yang bersamaan di Kabupaten Blitar digelar tiga Pemilihan Kades PAW, selain di Desa Purworejo Kecamatan Wates, juga digelar Pemilihan Kades PAW, di Desa Jugo Kecamatan Kesamben, dan Desa Kemloko Kecamatan Nglegok.

Secara kebetulan kekosongan jabatan di tiga desa tersebut dikarenakan ketiga kepala desa yang definitif meninggal dunia.

(adv/kmf/didik).

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version