Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Adhan Dambea Dorong Perlindungan Guru

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Kasus seorang guru yang sempat dipenjara selama satu bulan di Kota Gorontalo jadi perhatian pemerintah dalam momentum upacara memperingati di Lapangan Taruna, Kota Gorontalo, Sabtu (02/05/2026).

Wali Kota Gorontalo, , meminta agar guru mendapat perlindungan hukum yang lebih jelas.

Adhan mengatakan, guru tidak boleh jadi korban dalam masalah antara siswa dan orang tua.

“Supaya guru-guru juga melaksanakan tugas tidak rasa was-was, takut nanti masuk penjara lagi, ya. Jadi guru-guru tidak usah takut masuk penjara lagi,” ungkap Adhan.

Ia meminta Dinas Pendidikan segera bekerja sama dengan polisi dan kejaksaan. Tujuannya supaya ada cara penanganan yang lebih baik dan tidak merugikan guru.

Menurut Adhan, laporan dari orang tua tidak harus langsung dibawa ke jalur hukum. Masalahnya perlu dilihat dulu secara menyeluruh dan dicari jalan keluar terbaik.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam proses belajar, kesalahan bisa saja terjadi. Karena itu, semua pihak harus melihat masalah dengan adil dan tidak langsung menyalahkan guru.

Meski begitu, jika guru memang terbukti salah, tetap harus diproses sesuai aturan. Namun, penanganannya harus adil.

Adhan berharap ke depan guru bisa mengajar dengan tenang tanpa rasa takut. Dengan begitu, kegiatan belajar di sekolah bisa berjalan lebih baik.

Ia juga meminta Kepala Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti kerja sama dengan aparat hukum agar pendidikan di Kota Gorontalo lebih aman dan nyaman.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60