Perkembangan Teknologi jadi tantangan besar TNI

READ.ID – Perkembangan teknologi yang telah menggeser paradigma perang, akan menjadi salah satu tantangan terbesar TNI di masa yang akan datang.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Korem 133 Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw saat membacakan sambutan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam peringatan HUT TNI yang ke 74 di GOR David-Tonny Kabupaten Gorontalo, Sabtu (5/10).

“Perang siber dan perang informasi meski tidak menghancurkan namun merusak tatanan bangsa dan negara. Di tambah lagi dengan bencana alam yang dapat terjadi setiap saat, termasuk ancaman militer dan non militer yang selalu berubah setiap saat,” kata Danrem.

Panglima mengingatkan bahwa di HUT yang ke-74 tantangan TNI ke depan semakin besar. Perkembangan teknologi telah menggeser paradigma perang konvensional teritorial menjadi perang di pelbagai dimensi.

“Menghadapi kompleksitas ancaman di atas diperlukan postur TNI ideal sesuai kebijakan pertahanan negara dan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembangunan postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI,” imbuh perwira tiga bunga itu.

Pada peringatan HUT TNI ke-74 digelar atraksi dari prajurit TNI berbagai kesatuan. Atraksi diawali dengan peragaan bela diri yong mo do. Puluhan prajurit unjuk kebolehan memperagakan teknik bela diri tangan kosong, bela diri dengan double stick, bela diri satu lawan satu serta atraksi lompat rintang.

Ada juga atraksi pembebasan sandra yang dilakukan oleh prajurit Brigade Infanteri (Brigif) 22/Ota Manasa.

Defile pasukan dari berbagai kesatuan serta parade kendaraan taktis ikut digelar. Peringatan hut diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Danrem, Danlanal serta Dansat Radar Gorontalo. (RL/Read.id)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version