Rektor Eduart Deklarasikan UNG Sebagai Kampus Kerakyatan

Kampus Kerakyatan
Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Eduart Wolok

READ.ID – Pada moment perayaan Dies Natalis ke-57, Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Eduart Wolok mendeklarasikan kampus merah maron tersebut sebagai kampus kerakyatan.

Bagi Eduart, UNG harus menjadi Kampus Kerakyatan, karena dengan begitu kampus tidak berada di menara gading ilmu pengetahuan.

“Kenapa kampus kerakyatan? Sebab fokus UNG kedepan adalah membangun ekosistem akademik yang berbasis pada kawasan perdesaan, khususnya di kawasan Teluk Tomini dan Utara Indonesia. Menyebut desa berarti sangat dekat dengan rakyat. Maka kampus kerakyatan bukan saja jargon, tapi juga pilar penting bagi UNG di masa akan datang”, tutur Eduart, Selasa (01/9/2020).

Kata Rektor, momentum Dies natalis UNG adalah refleksi sejauhmana kiprah UNG hari ini, apakah terasa di rakyat atau tidak, apakah hasil riset dan pengabdian masyarakat bisa bermanfaat atau tidak.

“Kita tak bisa lagi berumah diatas awan, kita harus “turun ke bumi”, ke realitas masyarakat. Kita harus dekat dengan rakyat, jangan lagi ada jarak dengan masyarakat. Kita harus hadir di tengah-tengah masyarakat”. terang Eduart.

Melalui cara tersebut, rektor Eduart berharap kata Rektor, kontribusi UNG terhadap kawasan teluk tomini akan menjadi luar biasa.

“Apalagi bisa kita jaga dan wujudkan bersama maka insyaallah UNG yang unggul dan berdaya saing bisa kita wujudkan bersama,” pungkas Rektor.

(RL/Read/UNG)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version