Tiga Penyebab Setiap Kejadian Kebakaran di Kota Gorontalo

READ.ID,- Sampai dengan saat ini terdapat tiga hal yang sering menjadi menyebabkan kebarakan terjadi di Kota Gorontalo. Diantaranya karena arus pendek listri, kesalahan dalam pemasangan regulator Gas LPG dan meninggalkan kompor dalam kondisi api menyalah, terkahir anak-anak sering bermain api.

“Bencana itu datangnya tidak diketahui oleh siapaun orang, maka dari itu sebagai manusia tentu kita harus berpikir kritis terhadap aktivitas yang kita jalani. Contoh, kalau kita berbuat seperti ini, apa yang akan terjadi nanti ya,” ungkap Wali Kota Gorontalo Marten Taha.

Secara rinci Marten jelaskan, terkait dengan penanganan bencana di dalam daerah, ada 46 bencana yang ditangani BPBD Kota Gorontalo di sembilan kecamatan pada tahun 2018.

Yakni, Kecamatan Kota Utara lima, Sipatana tiga, Kota Tengah enam, Dungingi empat, Kota Barat dua belas, Kota Selatan dua belas, Hulonthalangi dua, Dumbo Raya satu dan terakhir Kecamatan Kota Timur hanya satu bencana.

Dalam segi objek yang terbakar ditangani, kebakaran lahan atau pohon sebanyak 16, kebakaran rumah 22 dan terakhir kebakaran gudang 8.

Total angka bencana kebarakan yang terjadi di Kota Gorontalo, jika dilihat setiap bulan berjalan pada 2018 kemarin.

Mulai dari Bulan Januari satu kasus, Februari dua kasus, Maret tigas kasus, April satu bencana, Mei empat kasus, Juni dua kasus, Juli empat kasus.

Dan Bulan Agustus empat kasus, September tiga belas kasus, Oktober tujuh kasus, November tigas kasus dan terkahir Bulan Desember dua kasus.

“Penanganan bencana di luar daerah Kota Gorontalo, dilakukan di dua wilayah berbeda. Kabupaten Gorontalo enam kejadian bencana, dan Kabupaten Bone Bolango enam kejadian,” terang Marten.****

Baca berita kami lainnya di

banner 728x90

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published.