Warga Keluhkan Rumah Huntap Duyu Tak Diplester dan Ditegel

Rumah Huntap Duyu

READ.IDWarga Hunian Tetap (Huntap) Duyu keluhkan bantuan rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak diplester dan dipasangi ubin atau ditegel.

Huntap Duyu berlokasi di Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, merupakan bantuan hunian ke-4 pasca bencana 2018 di Palu.

Seorang ibu, Dirham Umar (38) mengatakan dirinya beserta keluarganya baru mendapatkan bantuan Huntap selama 2 tahun lebih sejak 2018 kemarin.

Ia bertahan hidup dengan menempati rumah mertuanya hingga pada senin (15/2/2021) pemerintah Kota Palu secara resmi menyerahkan kunci Huntap Duyu kepadanya.

“Alhamdulillah sudah bisa dapat bantuan rumah dari pemerintah,” ungkap Dirham Umar kepada read.id pada Senin (15/2/2021).

Namun, ia menyayangkan di halaman Huntap miliknya masih terlihat gundukan tanah bercampur batu yang tidak beraturan.

Tak hanya itu, dinding rumah Huntap belum diplester dan lantainya tidak dipasangkan tegel.

Rumah Huntap Duyu

Tampak dalam Rumah Huntap Duyu tak diplester dan ditegel yang dikeluhkan warga. Foto: read.id

“Kalo bisa dirapikan dulu kasian. Biar saja kita sudah tinggal di sini baru itu pekerja kasih rapi tidak masalah,” harapnya.

Disamping itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi II, Suko Wiyono menjelaskan, dinding dan lantai sudah sesuai standart.

“Kita mengacu pada standart Nasional aja, ya,” ungkap Suko Wiyono saat diwawancarai di Lokasi Huntap Duyu, Senin Siang.

Ia menambahkan model rumah seperti Huntap Duyu tidak hanya ditemukan di Sulawesi Tengah, namun dipakai di beberapa Kota yang terdampak bencana.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulteng, Ferdinan Kana Lo menyampaikan rumah di Huntap Duyu sudah layak huni.

“Tapi belum nyaman. Kenyamanan nantinya diserahkan kepada masing-masing masyarakat,” ucapnya.

Perlu diketahui, dari 230 unit rumah Huntap Duyu, sebanyak 108 Kepala Keluarga telah menerima kunci. Saat ini tersisa 122 Kepala Keluarga yang menunggu penyerahan kunci.

(RS)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version