READ.ID - Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo SH.,M.H. dalam apel pagi mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan dan profesionalisme dalam rangka pengamanan kunjungan Presiden Republik Indonesia RI 1 Jendral TNI (Purn) H Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Provinsi Gorontalo Rabu 24/6/2026.
Kapolda menegaskan bahwa terdapat sejumlah potensi kerawanan yang harus menjadi perhatian bersama selama rangkaian kegiatan berlangsung. Di antaranya adalah kepadatan massa yang berpotensi menimbulkan desak-desakan pada titik masuk lokasi utama acara maupun saat Presiden meninggalkan area kegiatan.Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo SH.,M.H. dalam apel pagi mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan dan profesionalisme dalam rangka pengamanan kunjungan Presiden Republik Indonesia RI 1 Jendral TNI (Purn) H Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Provinsi Gorontalo Rabu 24/6/2026.
Kapolda menegaskan bahwa terdapat sejumlah potensi kerawanan yang harus menjadi perhatian bersama selama rangkaian kegiatan berlangsung. Di antaranya adalah kepadatan massa yang berpotensi menimbulkan desak-desakan pada titik masuk lokasi utama acara maupun saat Presiden meninggalkan area kegiatan.
Selain itu, kemacetan lalu lintas dan hambatan mobilitas kendaraan rombongan VVIP juga menjadi perhatian mengingat tingginya aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. Potensi adanya individu atau kelompok yang berupaya menerobos ring pengamanan, mencari perhatian, melakukan aksi spontan, hingga membawa barang yang membahayakan juga harus diantisipasi secara maksimal.
Jendral Bintang Dua itu juga menyoroti ancaman keselamatan yang dapat timbul akibat cuaca panas, kondisi kesehatan peserta, serta kemungkinan terjadinya keadaan darurat medis di tengah kerumunan massa. Menurutnya, dehidrasi dan heat stroke menjadi potensi yang perlu diwaspadai, terutama karena suhu udara mulai terasa panas sejak menjelang siang hari.
Di samping itu, ia mengingatkan adanya potensi penyebaran informasi yang tidak benar atau provokatif melalui media sosial yang dapat memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ancaman sabotase, gangguan Kamtibmas, maupun tindak kriminal yang memanfaatkan keramaian kegiatan juga menjadi fokus pengamanan.
Menghadapi berbagai potensi tersebut, Kapolda memerintahkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepekaan situasional di seluruh lokasi kegiatan. Pengamanan harus dilaksanakan secara humanis, namun tetap sesuai prosedur dan standar operasional yang berlaku.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang kuat antar-satuan tugas, antar-ring pengamanan, serta seluruh instansi yang terlibat. Setiap perkembangan situasi, sekecil apa pun, harus segera dilaporkan kepada pimpinan secara berjenjang.
“Tidak ada personel yang meninggalkan titik tugas tanpa izin dari pengendali lapangan. Setiap titik pengamanan minimal ditempati dua personel. Jaga sikap tampang, disiplin, dan profesionalisme karena seluruh tindakan kita akan menjadi perhatian publik,” tegasnya.
Dalam menghadapi aksi unjuk rasa maupun masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi, Kapolda menginstruksikan agar personel mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis serta menghindari penggunaan kekerasan yang tidak diperlukan. Namun demikian, tindakan pembelaan diri tetap dapat dilakukan apabila situasi membahayakan keselamatan petugas maupun masyarakat.
Selain kesiapan personel, Kapolda juga meminta agar seluruh kendaraan dinas, sarana komunikasi, dan perlengkapan operasional berada dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu. Fungsi operasional kepolisian juga diminta tetap berjalan normal sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu selama berlangsungnya pengamanan kunjungan Presiden.
Di akhir arahannya, Kapolda mengingatkan dengan kesiapan personel, sarana pendukung, serta koordinasi yang solid antar-instansi, Kapolda Gorontalo optimistis pengamanan kunjungan RI 1 dan Kapolri di Provinsi Gorontalo dapat berjalan aman, tertib, dan sukses.












