Nyawa Melayang di Tambang Hulawa, Wawan Pou Desak Aparat Bongkar Akar Persoalan PETI

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Kasus kematian seorang penambang akibat tersengat aliran listrik di kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin () di Desa Hulawa, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara, kembali memicu desakan agar aparat penegak hukum bertindak lebih tegas.

Tokoh masyarakat Gorontalo Utara, Wawan Pou, meminta   menangani perkara tersebut secara serius hingga tuntas. Menurutnya, aktivitas PETI di Hulawa sudah lama menjadi ancaman bagi keselamatan para penambang.

Wawan menilai penggunaan instalasi listrik yang diduga tidak memenuhi standar keselamatan di lokasi tambang merupakan persoalan serius yang tidak bisa dipandang sebagai kecelakaan biasa.

“Sudah ada korban jiwa. Ini harus menjadi alarm bahwa aktivitas tambang ilegal dengan sistem yang membahayakan tidak boleh terus dibiarkan. Aparat harus mengusut siapa saja yang bertanggung jawab,” tegas Wawan, Rabu 05/08/2026.

Ia mengaku mengapresiasi langkah penyidik yang telah memeriksa sejumlah pihak terkait peristiwa tersebut. Namun, menurutnya, masyarakat kini menunggu kepastian hukum yang jelas dan transparan.

“Publik ingin melihat tindak lanjut yang nyata. Siapa pengelola lokasi, siapa yang mengatur operasional, dan siapa yang bertanggung jawab atas sistem kelistrikan di area tambang itu harus diungkap secara terang,” ujarnya.

Wawan juga mendorong agar penanganan tidak berhenti pada peristiwa kematian tersebut semata. Ia meminta aparat membongkar jaringan aktivitas PETI di kawasan Hulawa yang diduga telah berlangsung cukup lama.

“Kalau hanya menangani satu kasus tanpa menyentuh akar persoalan, potensi korban berikutnya tetap ada. Yang dibutuhkan sekarang adalah penegakan hukum yang menyeluruh agar praktik tambang ilegal yang membahayakan keselamatan benar-benar dihentikan,” tutupnya.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60