READ.ID – Meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan mendorong aparat di Kotamobagu memperketat pengawasan keamanan dan ketertiban.
Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah maraknya balap lari liar di kalangan remaja yang dinilai berisiko dan berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di ruang kerja Wali Kota Kotamobagu, Senin (9/3/2026).
Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, mengatakan aktivitas balap lari liar yang kerap berlangsung pada malam hingga menjelang subuh dapat membahayakan keselamatan peserta maupun pengguna jalan lainnya.
“Ini perlu menjadi perhatian bersama, karena selain mengganggu ketertiban, juga berisiko terhadap keselamatan,” ujarnya usai rapat.
Menurutnya, menjaga situasi tetap kondusif selama Ramadan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat keamanan semata.
Ia menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga keluarga dalam mengawasi aktivitas remaja pada malam hari.
Dalam forum tersebut, unsur Forkopimda sepakat memperkuat koordinasi serta meningkatkan langkah antisipatif di lapangan, terutama pada jam-jam rawan menjelang sahur.
Selain penanganan potensi gangguan keamanan, momentum Ramadan juga diharapkan menjadi ajang memperkuat kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap aman dan nyaman.
Dengan sinergi lintas sektor, aparat berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa terganggu aktivitas yang berpotensi meresahkan.












